RADARSEMARANG.ID, Susahnya hidup ikut suami, apalagi masih tinggal bersama mertua. Bukannya untung malah buntung. Niatnya biar irit malah jadi korban julidan keluarga.
Seperti ini nasib Lady Sandi. Selalu dituduh yang aneh-aneh. Disangka berniat ngrebut warisan misalnya. Padahal pernikahannya dengan John Dori memang atas dasar rasa cinta.
Mau bagaimana lagi, namanya juga orang iri. Tak pandang bulu, entah itu teman atau iparnya sendiri. Pasti bakal disingkirkan.
Permasalahan datang karena John anak bungsu. Kalau orang Jawa bilang, namanya keprabon. Pasti dapat harta warisan paling banyak, juga rumah orang tua.
Itulah yang selalu dituduhkan Pretty, kakak iparnya, pada Lady.
Ditambah orang tua John tinggal ibunya. Ayahnya sudah meninggal. Mertua Lady itu kini sakit-sakitan. Penyakit lansia, diabetes juga darah tinggi.
“Disangka saya nikah cuma mau ngrebut warisan,” kata Lady.
Baca Juga: Keluarga Suami Ribut Warisan, Lady Tak Tahan
Padahal Lady lah yang setiap hari merawat mertuanya yang sedang sakit tanpa pamrih. Pretty boro-boro membantu, dia datang cuma minta makan.
Kakak iparnya ini memang kesulitan dalam hal ekonomi. Anaknya tiga, tapi suaminya hanya buruh serabutan. Makan pun terkadang masih numpang.
“Mungkin karena ekonomi sulit, terus anaknya banyak kali ya, makanya julid,” katanya sambil terkekeh.
Wanita 29 tahun ini sebenarnya sudah biasa dengan gunjingan kakak iparnya. Yang membuatnya sakit hati justru karena suaminya sendiri yang tak percaya.
John terhasut omongan Pretty. Lady difitnah mau membaliknamakan sertifikat tanah dan rumah agar menjadi miliknya.
Tanpa konfirmasi, John langsung marah-marah. Tanpa sadar suaminya itu juga menjatuhkan talak. Kini mereka berdua masih menjalani sidang di Pengadilan Agama.
“Lha wong yo wis ditalak yo karuan pisah sisan,” tandasnya. (kap/ton)
Editor : Tasropi