Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Dua Kali Menikah, Dua Kali Berpisah

Tasropi • Jumat, 11 Agustus 2023 | 19:43 WIB
Ilustrasi. (Rickey Dwi/ RadarSemarang.Id)
Ilustrasi. (Rickey Dwi/ RadarSemarang.Id)

RADARSEMARANG.ID, Kehidupan asmara Lady Sandi tidaklah mujur. Dua kali ia menikah. Dua kali juga ia harus berpisah.

Perceraiannya dengan suami pertamanya karena masalah kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Sempat trauma, Lady kembali membangun mahligai pernikahan dengan John Dori.

Namun suami keduanya ini nyatanya sama saja. Memang tidak melakukan kekerasan fisik. Tapi John tega memeras harta istrinya.

Karena itulah rumah tangganya kembali hancur berantakan. Pernikahannya pun kandas di Pengadilan Agama.

“Memang paling bener jadi janda, nikah dua kali nggak ada yang langgeng,” ungkap Lady.

Sembari menunggu sidang perceraian, Lady bercerita masalah rumah tangganya dengan. Menurut wanita 29 tahun ini, sejak awal menikah dengan John, terasa ada yang mengganjal.

Biasanya keluarga akan menolak jika mempelai wanita seorang janda. Tapi berbeda dengan keluarga suaminya yang mendukung penuh. Bahkan terkesan terburu-buru agar cepat melangsungkan pernikahan.

BacaBaca Juga: Kasus Kekerasan Seksual Meningkat, Kominfo Tekan Melalui Literasi

Dipikirnya ini sebuah keberuntungan di kehidupannya. Nyatanya malah berakhir buntung. John punya banyak utang. Lady sebagai istrinya pun ikut tersandung.

Hartanya terkuras habis untuk bayar angsuran. Tanah warisan istri dijual. John juga tega menggadaikan sertifikat rumah milik Lady.

“Pantesan aja buru-buru suruh nikah, ternyata kesandung banyak utang, ludes semua sampai dilelang bank,” akunya.

Parahnya lagi John tak mau bertanggung jawab. Seperti kacang lupa pada kulitnya. John melupakan istrinya.

Setelah berhasil mengecoh istri dan tanggungannya berpindah tangan, John pergi meninggalkan Lady. Mertuanya tutup mata. Menyembunyikan keberadaan sang anak.

Satu tahun tak ada kabar, Lady langsung melayangkan gugatan cerai ke Pengadilan Agama. Kini keduanya masih menjalani sidang perceraian di Pengadilan Agama.

“Wis mbak, nyerah, kesel, mending pisah. Cukup bondone wae sing entek,” jelasnya. (kap/ton)

Editor : Agus AP
#kekerasan dalam rumah tangga #PENGADILAN AGAMA #sertifikat rumah