Pantauan Jawa Pos Radar Semarang, mobil damkar masih berjejer rapi terparkir di jalan. Meski api sudah padam. Sebagian petugas masih menyemprotkan air ke batok kelapa yang sempat terbakar.
Kapolsek Genuk Ris Andrian Yudo Nugroho mengatakan mendapat laporan pukul 16.15 dari salah satu pekerja. Kebakaran berasal dari percikan api dari mesin dinamo. Kemudian menyebar dan semakin membesar.
"Ada percikan api dari mesin dinamo kemudian menyebar karena memang itu gudang tempurung kelapa jadi cepat membesar," katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang.
Ia menambahkan bangunan merupakan gudang sekaligus pabrik penggilingan tempurung kelapa. Tempurung yang sudah digiling halus ini nantinya sebagai bahan obat nyamuk. Bahan yang mudah terbakar membuat api cepat membesar."Untuk bahan obat nyamuk, bahan-bahan mudah terbakar," akunya.
Kata dia, sebanyak delapan mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan si jago merah."Sementara ada delapan unit mobil PMK (pemadam kebakaran). Ini masih di dinginkan di kasih foam biar nggak timbul api lagi," imbuhnya.
Lebih lanjut, Ris Andrian mengaku situasi sudah aman dan tidak ada korban jiwa. Kendati demikian, pihaknya belum bisa mentaksir total kerugian yang diakibatkan kebakaran ini.
"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Kerugian belum bisa ditahu, masih proses pemadaman," tegasnya.
Salah satu petugas damkar Wahyu, mengaku mendapat laporan terjadi kebakaran pukul 16.00.
"Kita kerahkan delapan mobil damkar, sampai sekarang masih proses pemadaman," ungkapnya. (kap/bas) Editor : Agus AP