Salah satu warga RT 6 RW 26, Ariyanto Boim menjelaskan, banjir mulai datang sekitar pukul 14.30. Awalnya tanggul dalam keadaan siaga, belum mulai naik airnya.
Pada pukul 15.00 tanggul sementara sebelah barat sudah mulai jebol. Sehingga air mulai masuk hingga kedalaman 2,5 meter."Karena yang banjir kemarin 3 meter masih sisa sedikit, saat ini sudah mulai surut, tanggul sudah mulai kelihatan," katanya.
Hingga pukul 17.30, di lingkungan Perumahan Dinar Indah masih tergenang sekitar 70 sentimeter. Wartawan Jawa Pos Radar Semarang sempat berkeliling menggunakan perahu karet.
Sebagian warga dievakuasi di Masjid Ar-Rahmah. Namun, ada juga yang mengungsi di atas balkon rumah.
Ia waspada jika Ungaran hujan lebat, karena air tersebut turun ke Perumahan Dinar Indah. "Ungaran ke tempat kami hanya satu jam," katanya.
Sementara itu, Ketua RW 26, Catur Haryanto, menuturkan sekitar 50 unit rumah dan 39 KK yang terdampak. Dua tanggul jebol yang menyebabkan banjir sore ini.
Yakni di sebelah utara yang merupakan tanggul lama jebol sepanjang 30 meter. "Dan di sebelah Barat sana tanggul pasir sementara juga jebol," kata Catur saat ditemui di atas perahu karet. (fgr/bas) Editor : Agus AP