Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Simpang Lima Kedua Semarang Ditargetkan Selesai Maret 2023

Agus AP • Rabu, 7 Desember 2022 | 18:11 WIB
Plt Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu melakukan groundbreaking Simpang Lima kedua di Taman Singosari, Selasa (6/12). (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Plt Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu melakukan groundbreaking Simpang Lima kedua di Taman Singosari, Selasa (6/12). (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
RADARSEMARANG.ID, Semarang - Rencana pembangunan Simpang Lima Kedua di Taman Singosari mulai direalisasikan Pemerintah Kota Semarang. Pembangunan pusat keramaian baru ini dilakukan dengan menggandeng PT Karya Anak Bangsa (Gojek) yang melakukan groundbreaking pembangunan, Selasa (6/12).

Rencananya, taman seluas 1.900 meter persegi ini nantinya akan dijadikan ruang terbuka hijau (RTH) sekaligus hutan kota yang akan menjadi paru-paru kota di kawasan Jalan Singosari dan Jalan Sriwijaya. Nantinya juga akan dilengkapi pusat kuliner serta bisa digunakan untuk memecah keramaian di Kawasan Simpang Lima.

"Kita gandeng pihak swasta, dan ini sudah beberapa kali dilakukan. Sebelumnya pembangunan Taman Nol KM di Kota Lama juga dilakukan dengan pihak swasta," kata Plt Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu usai melakukan groundbreaking Simpang Lima Kedua di Taman Singosari, Selasa (6/12).

Mbak Ita – sapaan akrabnya—menjelaskan, jika konsep pembangunan dengan melibatkan pihak swasta ini merupakan aplikasi dari jargon bergerak bersama. Apalagi APBD Kota Semarang terbatas. Pembangunan Simpang Lima Kedua, kata dia, juga merupakan cita-cita dari mantan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi yang saat ini diangkat menjadi Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah  (LKPP) RI.

"APBD Pemkot kan terbatas, apalagi setelah dihantam dua tahun pandemi. Namun pembangunan kan tidak boleh berhenti. Jadi kita berkolaborasi dengan pihak swasta. Apalagi memang taman ini perlu dibenahi, karena Jalan Sriwijaya Baru sudah dibangun," ujarnya.

Selain sebagai pusat keramaian baru, lanjut Mbak Ita, pembangunan Simpang Lima Kedua ini juga akan dilengkapi pusat kuliner di Jalan Singosari. Mbak Ita menekankan, pembangunan ini juga harus melibatkan berbagai dinas, seperti Disperkim, DPU, Distaru, Dinas Perdagangan, Dinas Perhubungan, Dinas Kominfo hingga Kecamatan Semarang Selatan. "Nanti harus ada perbaikan Sarpras juga yang akan dijadikan pusat kuliner, makanya harus ada banyak OPD yang terlibat dan tidak bisa sendirian,"ungkapnya.

Untuk lama pengerjaan, diperkirakan triwulan pertama 2023 mendatang sudah selesai dikerjakan. Mbak Ita meminta agar Simpang Lima Kedua dibuat bundar dan bisa menggunakan lahan eks Wonderia untuk bisa dimaksimalkan. Selain itu, kabel yang melayang di atas taman juga akan dilakukan penataan.

"Taman yang cantik juga didukung kabel yang rapi, sehingga tidak mengganggu estetika kota. Nanti akan dilakukan penataan kabel yang ada di udara," katanya.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang Ali memaparkan, pembangunan taman ini diharapkan bisa selesai dalam triwulan pertama atau Maret 2023. "Semoga saja cuacanya mendukung, sehingga pembangunan taman bisa berjalan lancar," harapnya.

Ali menyampaikan, nantinya tidak ada pohon yang ditebang saat pembangunan taman ini. Justru akan ada penambahan pohon, seperti Pohon Tabebuya dan Jacaranda agar ke depan taman lebih rindang.  “Dulu pesannya Pak Hendi Simpang Lima Kedua bukan seperti Simpang Lima Pertama, tapi di sini adalah hutan kota," ujar Ali.

Selain itu, penataan pedagang kaki lima (PKL) juga akan dilakukan agar tidak berjualan di area taman. Nantinya akan dibuat pusat kuliner yang rencananya akan ada di Jalan Singosari. "Kita antisipasi PKL bisa tertata dengan rapi, jangan sampai yang seperti kemari ada yang masuk ke taman, maka kita libatkan Dinas Perdagangan," bebernya.

District Head Gojek Semarang Nur Andriansyah mengatakan, pembangunan Taman Singosari ini menelan anggaran sekitar Rp 1,1 miliar. "Kita berikan Rp 1,1 miliar untuk pembangunan taman," katanya. (den/aro) Editor : Agus AP
#Pemerintah Kota Semarang #Simpang lima kedua