Salah satu pengunjung, Titin, 45, sangat senang adanya pasar kremyeng itu. Selain mendongkrak perekonomian masyarakat, juga sebagai wadah pemersatu antarmasyarakat. "Menurut saya asyik ya, biar lebih ada rasa satu kesatuan antarwarga. Saya kan warga gang sebelah. Saya membeli lauk," ungkap warga RT 03 RW 03 itu.
Koordinator Panitia Pasar Kremyeng Asem I RT 06 RW 01 Andi setiawan mengatakan, pembukaan kali ini sengaja dibuat meriah untuk memperkenalkan kepada masyarakat dari RW lain dan masyarakat yang melintas bahwa ada pasar kremyeng di situ.
Ada lebih dari 10 UMKM yang ikut menggelar lapaknya di Pasar Kremyeng itu. Jualannya beragam di antaranya makanan, minuman, hingga pakaian layak pakai yang dibanderol dari Rp 2 ribu hingga Rp 5 ribu saja. Rencananya Pasar Kremyeng ini akan ada setiap Minggu dari pukul 06.00 sampai pukul 10.00 pagi.
"Ini satu RT. Tapi memang ada dari masyarakat luar RT ikut bergabung berjualan untuk memeriahkannya. Kami memperbolehkan tanpa dipungut biaya," imbuhnya.
Ketua RT 06 RW 01, Kusaidi berencana mendongkrak perekonomian masyarakatnya melalui berbagai aspek. Salah satunya dengan rencana pembuatan destinasi wisata di sepanjang Tanggul Kaligarang belakang kampung yang dikolaborasikan dengan Pasar Kremyeng. Pihaknya menyebutnya Lembah Bidadari singkatan dari Lancar Elok Bahagia (lembah) Berkarya Penuh Inspiratif Berdayaguna dan Mandiri (bidadari). (fgr/ida) Editor : Agus AP