Agus Santoso, 38, orang tua korban menjelaskan, sebelum putrinya, Karisma Ayu Dewi, menaiki wahana tersebut, awalnya putaran wahana baik-baik saja. Hanya saja, ibu-ibu yang anaknya naik ke wahana, sudah mengingatkan operator agar kecepatan Otang-Anting diperlambat. Jangan terlalu kencang. Namun, peringatan itu tak dihiraukan.
"Itu kesalahan operatornya, sebelum anak saya naik, wahana itu tidak sampai batas," kata Agus saat ditemui di rumahnya di Jalan Karanggawang Barat RT 12 RW 14, Tandang, Kecamatan Tembalang.
Agus mengaku, putrinya saat ini mengalami trauma mendalam. Bahkan, sepulang dari rumah sakit, interaksi dengan orangtuanya masih terganggu. "Mrempul mas. Tadi kalau tidak ujian, saya sarankan libur. Lha hari ini masih ujian sekolah putri saya. Ini masih tidur sepulang sekolah," katanya.
Kapolsek Gayamsari, Kompol Hengky Prasetya, menjelaskan, berdasarkan laporan, korban luka hanya ua orang. Satu anak dilarikan ke rumah sakit karena bengkak dan lainnya dibelikan obat. "Ke depan kami akan mengklarifikasi kejadian yang sebenarnya, yang dibongkar itu kami minta dipasang kembali sesuai situasi kemarin," ujarnya. (fgr/isk) Editor : Agus AP