Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Ratusan Umat Konghucu Kirab Sambut Dewa Obat

Agus AP • Kamis, 2 Juni 2022 | 16:44 WIB
Ratusan umat Konghucu sejak pukul 05.00 pagi mengikuti kirab budaya dari Klenteng Tay Kak Sie menuju Pantai Marina dan pukul 14.00 kembali kirab Pantai Marina menuju Klenteng Tay Kak Sie dari Rabu kemarin (1/6). (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Ratusan umat Konghucu sejak pukul 05.00 pagi mengikuti kirab budaya dari Klenteng Tay Kak Sie menuju Pantai Marina dan pukul 14.00 kembali kirab Pantai Marina menuju Klenteng Tay Kak Sie dari Rabu kemarin (1/6). (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
RADARSEMARANG.ID, Semarang - Ratusan umat Konghucu sejak pukul 05.00 pagi mengikuti kirab budaya dari Klenteng Tay Kak Sie menuju Pantai Marina Rabu kemarin (1/6).

Tepatnya dalam penanggalan Imlek bulan 5 tanggal 3 tahun 2573. Mereka melakukan sembahyang kebesaran menyambut hari Kedatangan Kimsin (Arca) YS Poo Seng Tay Tee di Kota Semarang.

Sekitar pukul 14.00, umat Konghucu melanjutkan kirab perayaan Po Seng Tay Tee, dari Pantai Marina ke daerah Pecinan. Namun berhenti memberikan penghormatan ketika melewati klenteng di sepanjang jalan kirab dan finish di Klenteng Tay Kak Sie Pecinan.

Dalam kirab ini, mengarak patung Dewa Obat, Dewa Macan, dan Abu Dewa, serta beberapa barongsai dari beberapa sanggar. "Kirab keliling jalan kaki, dan mampir di klenteng-klenteng di Pecinan Kota Semarang untuk memberikan penghormatan," kata Ketua 1 Klenteng Besar Tay Kak Sie, Yuyuhok Darmawan Budi Wijaya.

Menurutnya, tradisi ini dalam rangka memperingati kejadian 162 tahun lalu di Kota Semarang. Kala itu pernah terjadi wabah Lalina yang panjang. Masyarakat Tionghoa pun meminta bantuan ke Tiongkok, lalu dikirimi Kimsin (arca) YS Poo Seng Tay Tee (Dewa Obat). Maka tradisi ini kembali digelar setelah 2 tahun vakum lantaran terdampak pandemi Covid-19.

Sebenarnya, perayaan ini sudah dimulai dengan sembahyang kebesaran pada Minggu (29/5) atau bulan 4 tanggal 29 tahun Imlek 2573 pukul 19.00. Kemudian pada Senin (30/5) atau Imlek bulan 5 tanggal 1 tahun 2573, pukul 10.00, diadakan pembacaan Sutra Suci.

Selasa malam (31/5) atau bulan 5 tanggal 02 tahun Imlek 2573 pukul 19.00 diadakan sembahyang bersama memperingati Kong Co Poo Seng Tay Tee mencapai kesempurnaan. Dilanjutkan prosesi memasukkan Kimsin atau patung Kong Co Poo Seng Tay Tee ke KIO atau Tandu yang pagi kemarin digotong dalam acara kirab budaya.

“Kirab ini simbol penyembuhan dan menghilangkan virus atau tolak bala. Sengaja digelar bertepatan dengan ulang tahun Dewa Obat, Kong Co Poo Seng Tay Tee. Semestinya jatuhnya pada 30 Mei kemarin. Tetapi kami undur pada hari libur nasional," katanya didampingi Ketum Klenteng Besar Tay Kak Sie, Tanto Hermawan, dan Ketua 2 Klenteng Besar Tay Kak Sie, Hasan Arifin,

Ia berharap ada berkah sehat. Karena sejak pandemi dua tahun ini, pihaknya vakum. "Pandemi bisa hilang, semua warga Kota Semarang diberkahi kesehatan dan rizki yang berlebih," tandasnya.

Salah satu jemaat dari Plamongan Indah, Nanda menjelaskan, kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian pada Kongco. Selain itu, bisa bertemu dengan teman-teman. "Bisa olah raga juga, karena tadi pagi pukul 05.00 memanggul Kio," katanya. (fgr/ida) Editor : Agus AP
#top #Pantai Marina #Klenteng Tay Kak Sie #Poo Seng Tay Tee