“Sempat diperbaiki, Mas. Bulan Januari lalu. Tapi karena hujan, ditambah banyak truk proyek perumahan yang lewat sini, akhirnya rusak lagi dan makin parah,” kata Edi, 56, tukang tambal ban sekitar.
Menurutnya, kerusakan ini merupakan yang ketiga kali. Sebelumnya sempat terjadi pada Januari dan Februari. Timbul cekungan sedalam 20 sentimeter di beberapa titik. Selain itu paving jalan ada yang mencuat ke atas, sehingga membahayakan pengguna jalan. Tak jarang menimbulkan kecelakaan.
“Biasanya motor ngebut, terus ngerem mendadak terus jatuh karena nggak tahu kondisi jalan,” ujarnya.
Selama ini perbaikan yang dilakukan dirasa belum maksimal. Masih sebatas pemerataan tanah dan pemasangan ulang paving yang terlepas. (cr6/zal) Editor : Agus AP