Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Pengembangan Agro Wisata Perlu Branding secara Masif

Agus AP • Minggu, 14 November 2021 | 19:00 WIB
Agro edu wisata Plalangan, Kecamatan Gunungpati, masih dalam proses pembangunan. Tahap pertama ditarget rampung Desember 2021. (NUR CHAMIM/ JAWA POS RADAR SEMARANG)
Agro edu wisata Plalangan, Kecamatan Gunungpati, masih dalam proses pembangunan. Tahap pertama ditarget rampung Desember 2021. (NUR CHAMIM/ JAWA POS RADAR SEMARANG)
RADARSEMARANG.ID - Pengembangan agro wisata yang dilakukan Pemkot Semarang mendapat dukungan penuh kalangan dewan. Upaya tersebut juga sebagai bentuk pemerataan pembangunan dan memecah kepadatan wisatawan.

Anggota Komisi C DPRD Kota Semarang, Wachid Nurmiyanto mengatakan, konsep agro edu wisata ini cukup menarik. Apalagi membangun objek wisata di daerah pinggiran. Pembangunan jadi merata, tidak hanya di pusat kota. Selain dapat menarik wisatawan, tentu adanya objek wisata yang menarik dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

"Kemarin dipaparkan, ada unsur pendidikan, wisatanya juga, tidak fokus pada pertanian saja. Nah ke depan tentu bisa memberikan pendapatan daerah bagi Semarang," harapnya.

Namun ia berpesan, infastruktur harus dipersiapkan dengan baik. Termasuk program unggulan yang akan dijual. Misalnya, memamerkan berbagai jenis tamanan langka. Bisa juga melengkapi areal wisata dengan bintang seperti rusa atau jenis burung-burung hias. "Itu edukasi juga, selain tanamanan juga fauna ya biar lebih lengkap," tambahnya.

Karena sudah dipersiapkan secara matang dan ada rencana pembangunan tahap ke dua. Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini, meminta Dispertan bisa melakukan branding secara masif agar bisa menarik wisatawan. "Apa yang dijual ini harus disosialisasikan, jadi biar pengunjung tahu apa yang ada di sana," tandasnya. (den/zal) Editor : Agus AP
#DPRD Kota Semarang #agro wisata