"Ya, motifnya dendam pribadi," ungkap Kapolsek Semarang Tengah Kompol Didi Dewantoro kepada Jawa Pos Radar Semarang, Rabu (19/8/2020).
Korban mengalami luka serius di bagian pergelangan tangan kiri dan kepala akibat terkena sabetan samurai. Ia ditemukan tergeletak bersimbah darah di dekat tiang listrik Jalan Wotgandul Dalam. "Informasinya, korban didatangi tiga pelaku dan langsung dikeroyok. Salah satu pelaku mengendarai sepeda motor," bebernya.
Saat terjadi pengeroyokan, kondisi lokasi sepi. Beruntung, korban yang bekerja sebagai Pak Ogah di pertigaan depan SMK Theresiana Jalan Gajahmada itu, berhasil selamat. Selanjutnya kejadian itu dilaporkan ke Polsek Semarang Tengah. "Korban dibawa tim kesehatan Ambulans Hebat ke RSUP dr Kariadi Semarang," jelasnya.
Polisi yang tiba di lokasi kejadian langsung melakukan olah TKP. Sejumlah saksi dimintai keterangan. Polisi mengamankan barang bukti sebilah samurai yang digunakan pelaku.
Pelaku terungkap berdasarkan keterangan korban yang mengenal pelaku. Juga hasil rekaman CCTV di lokasi. "Jumlah pelaku empat orang. Yang ditangkap baru dua orang. Dua pelaku lainnya masih dalam pengejaran. Mereka adalah teman korban, sehingga saling kenal," jelasnya. (mha/aro/bas)
Editor : Agus AP