Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Stok Beras Ramadan dan Lebaran Aman

Agus AP • Selasa, 21 April 2020 | 20:01 WIB
Pemimpin Wilayah Perum Bulog Jateng Miftahul Ulum saat meluncurkan program bansos beras, kemarin (2/9/2020). (M Nur Wahidi/Jawa Pos Radar Semarang)
Pemimpin Wilayah Perum Bulog Jateng Miftahul Ulum saat meluncurkan program bansos beras, kemarin (2/9/2020). (M Nur Wahidi/Jawa Pos Radar Semarang)
RADARSEMARANG.ID, Semarang - Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Semarang, Tri Supriyanto memastikan stok bahan pangan dan beras aman terkendali. Terlebih untuk menghadapi kebutuhan bulan Ramadan dan hari raya lebaran mendatang. Bahkan, stok ini mampu mencukupi kebutuhan warga kota Semarang selama menjalani pembatasan sosial akibat pandemi Covid-19.

“Kita cek gudang bulog dan distributor serta pasar, khususnya untuk stok beras kita aman, sangat mencukupi,” ungkap Tri Supriyanto, saat melakukan sidak di gudang Bulog pada Senin (20/4/2020).

Selain sidak gudang dan distributor beras, ia juga melakukan sidak terhadap sejumlah komoditas lainnya, seperti cabai, daging, telur, gula pasir dan minyak goreng. Menurutnya, komiditas masih aman. Hanya saja untuk gula pasir stoknya belum ada penambahan.

Sementara itu Kepala Cabang Bulog Semarang, Muhson, mengungkapkan stok beras di gudangnya saat ini mencapai 35 ribu ton. “Stok beras sebanyak ini, cukup untuk memenuhi kebutuhan warga kota Semarang hingga 12 bulan ke depan bahkan bisa lebih” tutur Muhson.

Khusus gula, diakuinya masih menunggu kiriman gula raw sugar dari pusat. Saat ini masih dalam proses persiapan pengiriman. “Gula kita di gudang ada 46 ton itu untuk paket, mudah-mudahan awal Mei nanti gula tambahan sudah masuk Jawa Tengah” harapnya.

Sedangkan minyak goreng, Muhson mengatakan stok saat ini sebanyak 36 ribu liter, tepung terigu 94 ton dan akan ditambah 34 ton. (ifa/bas)

  Editor : Agus AP
#BERAS #bulog #Berita Semarang