"Intinya sekarang sedang melaksanakan pemasangan worpail, tujuannya supaya tanahnya tidak runtuh. Karena yang akan kita kurangi ketinggian nya kan disisi utara. Sehingga bagian sisi selatan tetap tinggi, supaya tidak longsor dan dipasangi worpail," ungkap Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Yuswanto Ardi kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (16/4/2020) kemarin.
Ardi mengatakan, pengerjaan tersebut telah dilakukan pada awal pekan kemarin."Pengerjaan memakan waktu seminggu lagi dan setelah itu pekerjaan berhenti sampai lebaran. Setelah lebaran selesai, pekerjaan dilanjutkan kembali baru dilakukan pengurangan level dengan cara dikeruk," katanya.
Tujuan pengeprasan tersebut, Ardi mengatakan lokasi tersebut rawan terjadi kecelakaan lalu lintas. Faktor salah satu penyebabnya karena kontur jalan yang berbukit sehingga membatasi jarak pandang pengemudi. Sehingga dengan adanya penyesuaian level sehingga jalan menjadi datar dan jarak pandang pengemudi menjadi lebih jauh."Rencana pengerukan bervariasi mulai dari 50 sentimeter sampai dengan lima meter untuk bagian tengah atau yang paling tinggi.
Nanti dari arah Krapyak menuju Hanoman didapati jalan yang rata tanpa ada bukit," katanya.
"Sehingga meningkatkan jarak pandang untuk mewujudkan keselamatan berlalulintas di titik tersebut dan kita harapkan jumlah kecelakaan akan berkurang secara signifikan. Ditargetkan tahun ini selesai, maksimal September sudah selesai," lanjutnya.
Pada pekerjaan pengerukan tanah atau pengeprasan, pihak kepolisian akan melakukan rekayasa lalulintas demi kelancaran dan tidak menimbulkan kemacetan. Kendaraan kecil nantinya, dialihkan melintas Jalan Subali.
"Jadi jalan Subali nanti akan jadi satu arah. Untuk kendaraan berat nanti kita masukan ke jalur tol. Oleh karena itu kita sudah berkoordinasi dengan jasa marga supaya nanti kendaraan alat berat tidak ada yang keluar di pintu tol jatigngaleh, tidak ada yang keluar di pintu Gayamsari, semuanya keluar Muktiharjo. Kalau arah yang berlawan tetap," bebernya.
Sedangkan rencana untuk penutupan simpang Hanoman tidak jadi diberlakukan karena sudah adanya langkah pengeprasan tersebut. "Untuk traffic light di Simpang Hanoman tetap ada," pungkasnya. (mha/bas)
Editor : Agus AP