Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Cegah Stunting, Jangan Salah Diet

Agus AP • Jumat, 7 Februari 2020 | 14:45 WIB
Foto Siti Atikoh
Foto Siti Atikoh
RADARSEMARANG.ID, SEMARANG, – Penurunan dan pencegahan stunting menjadi isu krusial. Di Jawa Tengah, dari tahun ke tahun angka prevalensi stunting terus mengalami penurunan, hanya saja masih berada di atas angka nasional.

Ketua TP PKK Provinsi Jawa Tengah Siti Atikoh Ganjar Pranowo mengatakan, pencegahan stunting sangat penting karena berkaitan erat dengan upaya menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul.

Ia menjelaskan, salah satu penyebab stunting di Jawa Tengah diduga karena diet yang salah. Saat ini sebanyak 30 persen remaja putri menderita anemia. Sementara angka stunting di Jateng masih 31,22 persen.

”Maka kuat dugaan ibu yang mengandung dalam kondisi anemia, anaknya berpotensi menderita stunting,” ujarnya saat Rakor TP PKK Jateng di Wisma Perdamaian Selasa lalu.

Atikoh menekankan penting pendidikan kesehatan dimulai sejak dini. Ia mengajak para remaja untuk memperhatikan kesehatan. Sebab, menurutnya, masih banyak yang lebih memperhatikan penampilan hingga membuat salah diet untuk tujuannya itu.

Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen menambahkan, dalam upaya mencegah stunting, pendidikan pra nikah dinilai sangat penting. Dalam hal ini, ada perda Jateng Nomor 2 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga sebagai pedoman. Hanya saja, menurutnya, pelaksanaannya belum masif.

”Kalau perda dilaksanakan, maka perlu memberdayakan beberapa pihak, seperti guru agama dan paramedis, untuk mendampingi dan memberikan edukasi pra nikah,” ujarnya.
Ini penting untuk membangun SDM unggul. Dengan demikian, ujarnya, dapat mengurangi angka kemiskinan di Jawa Tengah. (sga/zal) Editor : Agus AP
#Cegah Stunting