Arif Nurdin selaku ketua panitia mengatakan tujuan diadakannya kegiatan ini untuk menunjukkan selain adanya pembelajaran umum, juga menonjolkan sisi Alquran.
“Keberhasilan ini menjadikan anak memiliki karakter yang baik, mulai dari perilaku, sopan santun, kedisiplinan, penjagaan diri, bersosialisasi dengan keluarga dan lingkungan hingga menciptakan akhlak yang baik,” katanya.
Metode yang digunakan dalam khatam Alquran ini adalah qiroati. Bagi Arif, metode ini lebih cepat dibandingkan metode lain. Pihaknya bekerja sama dengan KH Ahmad Dahlan Yarkasi untuk menerapkan pembelajaran Alquran ini. “Atas inisiasi beliau, Alhamdulillah sampai sekarang masih istiqomah dengan metode qiroati,” ujarnya.
SD IT Bina Amal juga memiliki target selama enam tahun bisa hafal enam juz. Hal tersebut tak lepas dari peran orangtua yang selalu mendukung kegiatan pembelajaran Alquran. (ifa/ida) Editor : Agus AP