Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Minta Industri Sediakan Sekolah Vokasi

Agus AP • Kamis, 12 Desember 2019 | 18:45 WIB

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG–Sekolah vokasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tapi juga pelaku industri. Atas keterlibatan kalangan industri di Indonesia ini, maka sumber daya manusia (SDM) Indonesia akan memiliki daya saing tinggi.

“Jika tidak ada dukungan dari pelaku industri, pendidikan vokasi nantinya akan gagal,” kata Guru Besar Universitas Negeri Semarang (Unnes), Prof Soesatyo di sela focus group discussion (FGD) Forum Rektor Indonesia (FRI) di Gedung Paska Sarjana Unnes, kemarin.

Pria yang menjabat sebagai ketua senat Unnes, mencontohkan sekolah vokasi yang diterapkan di Eropa, telah mengaplikasikan program satu sekolah satu industri. Cara tersebut untuk mengakomodir siswanya agar mumpumi ketika terjun di dunia kerja. “Di luar negeri sudah banyak sekolah yang memililki perusahaan. Harusnya Indonesia bisa seperti itu,” tuturnya.

Menurutnya, pemerintah harus menekan industri untuk memperhatikan kualitas dan kuantitas pendidikan vokasi di Indonesia. “Jangan sampai ada pelaku industri yang apatis. Kalau perlu dipaksa agar mau memberikan andil,” tegasnya.

Soesanto menambahkan, sekolah vokasi harus mengubah kurikulum yang menyesuaikan zaman dan kebutuhan dunia kerja. Jika tidak, lulusan sekolah vokasi akan tertinggal dengan perkembangan dunia industri. “Perubahan kurikulum harus dibarengi dengan sarana dan prasana yang baik dan menunjang, apalagi teknologi terus berkembang. Jadi harus disesuaikan,” tuturnya.

FGD ini mengangkat tema Peran Perguruan Tinggi Dalam Pengembangan Karakter di Era Digital. Hasil dari FGD ini akan diteruskan kepada Presiden Jokowi untuk menjadi bahan pertimbangan pengembangan SDM dan karakter di Indonesia. “Tantangan semakin kompleks, maka harus ada pengembangan potensi anak yang berbasis karakter di Indonesia,” tambah Ketua Dewan Kehormatan FRI, Prof Rochmat. (den/ida) Editor : Agus AP
#UNNES #industri #Sekolah Vokasi #Forum Rektor Indonesia