Lima Elemen Penyebab Inflasi
Agus AP • Selasa, 5 November 2019 | 20:32 WIB
RADARSEMARANG.ID, SEMARANG, Radar Semarang –Kenaikan harga daging ayam di Jawa Tengah (Jateng) menjadi salah satu penyebab inflasi sebesar 0,01 persen pada Oktober lalu. Sementara Indeks Harga Konsumen (IHK), berada di angka 135,83. Salain Daging Ayam, kenaikan harga rokok pun menjadi sumber inflasi.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jateng Sentot Bangun Widoyono mengatakan, secara keseluruhan inflasi Jateng disumbang oleh naiknya harga daging ayam ras, bawang merah, akademi atau perguruan tinggi, rokok kretek filter dan ketimun.
“Kontibusi tertinggi ada daging ayam ras sebesar 0,07 persen. Selain itu adalah bawang merah, sebesar 0,03 persen dan rokok sebesar 0,01 persen,” katanya.
Sementara itu, barang-barang yang menjadi penahan laju inflasi yakni turunnya harga cabai merah, cabai rawit, dan telur ayam ras. Jika dibandingkan pada tahun lalu, inflasi bulan lebih rendah sebesar 0,69 persen.
“Secara YoY tingkat inflasi Oktober 2019 sebesar 2,15 persen lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 2,84 persen ,” jelasnya.
Untuk kota dengan inflasi tertinggi, lanjut dia, terjadi di Surakarta sebesar 0,25 persen. Dengan IHK sebesar 132,16. Selain itu Kota Tegal dengan angka 0,13 persen dan Kudus sebesar 0.10 persen. IHK masing-masing kota tersebut sebesar 133,95 dan 144,47. “Juga terjadi deflasi di Jateng pada Oktober lalu,” tuturnya.
Dari data yang ada, deflasi tertinggi terjadi di Purwokerto sebesar 0,08 persen dengan IHK sebesar 134,00. Diikuti Cilacap sebesar 0,07 persen dengan IHK sebesar 139,83. “Sementara deflasi terendah terjadi di Semarang sebesar 0,06 persen dengan IHK sebesar 135,70,” pungkasnya. (den/zal) Editor : Agus AP