RADARSEMARANG.ID, SEMARANG-Pembangunan Hotel Tentrem dijadwalkan mulai beroperasi April 2020. Proyek Tentrem Group Semarang ini, diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) antara Rp 30-40 miliar per tahun.
Direktur PT Candi Baru, Irwan Hidayat di sela-sela Topping Off Hotel Tentrem Rabu (9/10) kemarin mengatakan, sumbangan untuk PAD ini dari pajak yang bakal dihasilkan dari operasional hotel, apartemen, dan mal. Pendapatan dari pajak ini terdiri atas PPN, PPh, maupun pajak bumi dan bangunan (PBB), sebagai perusahaan yang taat pajak,
Irwan mengaku selalu tepat waktu dalam membayar pajak. Selain memberikan kontribusi PAD dari pajak, Hotel Tentrem juga akan menyerap tenaga kerja cukup besar. Untuk hotel saja, membutuhkan tenaga kerja 200-300 orang. Belum lagi mal dan apartemen, yang tentunya menyerap banyak tenaga kerja yang diambil dari tenaga kerja lokal.
“Kehadiran Hotel Tentrem ini diharapkan mampu menggairahkan perekonomian di Kota Semarang yang sangat cocok untuk investasi. Terbukti, selama 4 tahun pembangunan hotel, semua berjalan lancar,” tutur Irwan sambil mengucapkan terima kasih kepada penduduk sekitar hotel yang selama 4 tahun pembangunan hotel merasa terganggu dengan suara bising dan lainnya.
Dijelaskan Irwan, Hotel Tentrem Semarang yang berlokasi di Jalan Gajah Mada ini memiliki luas 90.000 meter persegi, dengan 18 lantai, yang terdiri atas hotel, apartemen dan mal. Proyek tersebut sudah dibangun sejak April 2016 dengan dana investasi Rp 1,8 triliun untuk lahan dan bangunan.
“Dana investasi ini merupakan permodalan sendiri dengan kualitas bangunan terbaik. Target break event point (BEP) setelah beroperasi sekitar 7-10 tahun," tambah Irwan.
Pembangunan Proyek Tentrem Semarang ini menggunakan kontraktor handal bertaraf nasional. Selain itu, material yang digunakan yang terbaik sehingga kualitas bangunan sangat terjamin kekuatan dan keamanannya. Begitu pula mekanikal elektriknya, sehingga proyek Tentrem Semarang bisa eksis hingga lebih dari 30 tahun ke depan.
Hotel Tentrem Semarang, terdiri atas 211 kamar hotel yang akan dikelola sendiri oleh Tentrem Group. Sedangkan apartemen terdiri atas 88 unit kamar yang sudah terjual sekitar 63 unit. Fasilitas Tentrem sangat lengkap, tersedia pusat perbelanjaan, play ground, kolam renang, fasilitas olahraga, dan lain-lain. Khusus apartemen sangat eksklusif dan limited edition, terdiri atas 2 tipe dengan 120 meter dan 149 meter persegi, dengan harga Rp 40 juta per meter.
“Harga akan naik 10 persen, jika penjualan sudah menembus 66 unit dari total 88 unit. Untuk mal, akan mengusung konsep lifestyle mall. Kini beberapa brand ternama telah terdaftar untuk membuka gerainya di Mal Tentrem,” tambahnya. (tya/ida) Editor : Agus AP