Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Disbudpar Diminta Gerak Cepat

Agus AP • Selasa, 1 Oktober 2019 | 17:30 WIB

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG- Pasca penertiban parkir liar di kawasan Kota Lama yang dilakukan oleh tim gabungan Pemerintah Kota Semarang, Sabtu (28/9), Wali Kota Hendrar Prihadi meminta kepada jajarannya agar segera bergerak melakukan penataan aktivitas keramaian di Kota Lama. Khususnya kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) yang diharapkan bergerak cepat membina kelompok seni untuk menghidupkan kawasan Kota Lama.

"Dalam mendorong pariwisata yang berkelanjutan di Kota Lama, penataan aktivitas ini menjadi penting. Dinas Pariwisata saat ini dalam tahap pendataan, nantinya antaraktivitas keramaian yang ada bisa diatur agar tidak saling mengganggu," ujar wali kota yang akrab disapa Hendi itu.

Kepala Bidang Kesenian Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang Agus Joko Triyono mengungkapkan, hingga Senin (30/9) telah ada 7 kelompok pertunjukan kesenian yang mendaftarkan diri. "Untuk tempatnya sendiri saat ini kami masih menetapkan tiga titik, yaitu di depan Gedung Oudetrap, di depan Galeri UMKM, dan di depan Galeri Industri Kreatif Semarang," jelas Agus.

"Kalau yang mendaftar banyak akan kita atur jam bermainnya, sehingga diupayakan semua dapat bergiliran mengisi keramaian di Kota Lama Semarang. Misalnya, saat weekend pagi penampil A, siang penampil B, malam penampil C," tambahnya.

Di sisi lain untuk pertunjukan kesenian yang diinisiasi oleh para pelaku usaha di Kota Lama, Agus menekankan tidak diperbolehkan untuk keluar area usahanya masing - masing. "Kalau pertunjukan kesenian yang diselenggarakan sendiri, kita batasi hanya di area usaha yang menggelar kegiatan tersebut, jadi tidak diperbolehkan untuk kemudian di jalur pedestrian depannya," ujar Agus JT, sapaannya.

"Dengan begini rasanya kekhawatiran kalau Kota Lama akan sepi setelah ditertibkan tidak relevan, karena hiburan tetap jalan, ketertiban tetap terjaga," tegasnya.

Ke depan Disbudpar Kota Semarang akan terus mengevaluasi dalam pengembangan Kota Lama. Bahkan Disbudpar menegaskan akan terus berupaya melakukan koordinasi lintas sektoral untuk menambah titik keramaian yang bisa dimanfaatkan di Kota Lama.

“Untuk itu, pendataan kelompok kesenian pun terus berjalan, dan bagi para pihak yang ingin mendaftar guna mengisi kegiatan di Kota Lama dapat langsung menghungi Disbudpar Kota Semarang,” tandasnya. (*/zal) Editor : Agus AP
#Kota Lama