Kegiatan yang dilakukan di halaman kampus IV UPGRIS Jalan Gajah Raya, Selasa (17/9) kemarin, juga menyabet rekor dari Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (Leprid), dengan rekor membuat dan menghias celengan dari barang bekas terbanyak.
“Kegiatan ini diinisiasi oleh para mahasiswa baru dengan memanfaatkan barang bekas yang tidak terpakai. Kebetulan kaleng adalah salah satu bahan yang sulit terurai sehingga harus diolah menjadi barang yang berguna,” kata Rektor UPGRIS Dr Muhdi usai acara.
Selain mengedukasi mengubah barang bekas menjadi bernilai ekonomis, semangat daur ulang tersebut juga memiliki pesan penting, yakni mengajak berinvestasi sejak dini. “Selain mendorong masyarakat untuk memanfaatkan barang bekas menjadi bermanfaat juga mengedukasi kepada anak-anak tentang pentingnya menabung atau melakukan investasi sejak dini,” tegasnya.
Sementara itu, Pendiri Leprid Paulus Pangka mengatakan apa yang dilakukan oleh mahasiswa baru UPGRIS ini merupakan catatan baru dalam hal edukasi menabung khususnya untuk anak usia dini. Kegiatan tersebut tercatat dalam rekor nomor 527 oleh Leprid. (den/zal) Editor : Agus AP