alexametrics

BPJamsostek Berikan Beasiswa untuk 1.864 Anak

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Jateng menyerahkan manfat beasiswa pendidikan anak peserta program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Beasiswa ini diberikan kepada 1.864 anak dari 1.505 kasus kematian dan kecelakaan kerja yang meninggal dunia.

Beasiswa tersebut diberikan secara simbolis oleh Wakil Gubernur (Wagub) Jateng Taj Yasin yang didampingi Deputi Direktur Kanwil BPJS Ketenagakerjaan Jateng-DIJ Suwilwan Rachmat di kantor Gubernur Jateng, Rabu (21/4/2021).

Taj Jasin menyatakan negara hadir untuk pengentasan kemiskinan melalui pemberian pendidikan yang layak. “Dengan pendidikan yang tinggi, mereka bisa mengangkat derajat keluarganya sehingga bermartabat dan pekerjaan mereka akan jauh lebih baik,” kata Wagub Taj Yasin seusai acara pemberian beasiswa kepada anak di 32 provinsi di Indonesia secara daring, Rabu (21/4/2021).

Baca juga:  Dukung Penanganan Covid-19, Bagikan APD di Borobudur

Berdasarkan aturan baru itu, katanya, ada peningkatan manfaat. Sebelumnya hanya satu kali diberikan kepada satu orang anak kisaran Rp 12 juta pertahun, sekarang diberikan pada dua anak dari peserta BPJS Ketenagakerjaan yang usia sekolah mulai jenjang TK, SD, SMP, SMA, sampai Perguruan Tinggi (PT).

“Ibaratnya kalau anaknya kelas 1 SD itu sampai tamat kuliah diberikan beasiswa terus. Untuk manfaatnya, jenjang TK dan SD per anak diberikan Rp 1.5 juta pertahun. Dengan jangka waktu sampai 8 tahun,” katanya.

Kemudian jenjang SMP Rp 2 juta pertahun selama tiga tahun. Jenjang SMA perorang Rp 3 juta pertahun. PT Rp 12 juta pertahun selama lima tahun. “Sampai si anak itu berusia 23 tahun atau belum bekerja. Ini merupakan manfaat yang luar biasa,” imbuhnya. (hid/sct/ida)

Baca juga:  Jateng Berangkatkan 10 KK Transmigran Akhir Tahun 2021

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya