alexametrics

Anggaran Jaring Pengaman hingga Oktober

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Ungaran – Pemprov Jateng telah menganggarkan dana Rp 1,3 triliun untuk program jaring pengaman sosial hingga Oktober 2020.

“Apabila masih ada warga yang belum tercover, kami sudah menyiapkan bantuan sembako cadangan di posko aspirasi,” ujar Ketua DPRD Jawa Tengah Bambang Kusriyanto di sela penyerahan bantuan fasilitas protokol kesehatan di Perumahan Griya Sakinah, Bandarjo, Ungaran Barat.

Fasilitas protokol kesehatan yang diberikan adalah masker, cairan pembersih tangan, serta pelindung muka. Menurut Bambang Kribo, sapaan akrabnya, Kecamatan Ungaran Barat menduduki peringkat kedua setelah Ungaran Timur kasus Covid-19 tertinggi.

Berdasar data Web Pemkab Semarang tercatat, hingga saat ini ada 102 pasien yang menjalani isolasi, 31 dirawat hingga, 650 sembuh dan meninggal 58. Total ada 841 kasus. Politikus PDIP ini juga mengingatkan, tak perlu mengucilkan warga yang terpapar.

Baca juga:  Revolusi Industri 4.0, Ubah Perilaku Masyarakat

“Selama pandemi ini kita harus mempererat persaudaraan. Jika memang mau menyampaikan aspirasi kepada DPRD boleh tapi tetep menjalankan protokol kesehatan,” ungkapnya.

Bambang Kusriyanto yang datang bersama Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening dan seluruh anggota Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Semarang Dapil I mengapresiasi langkah warga RT 12 RW VI Perumahan Griya Sakinah dalam hal menjaga serta menjalankan protokol kesehatan.

“Inginnya tentu bermasyarakat itu nyaman meskipun sedang pandemi. Kalau memang ada yang kesulitan dan butuh bantuan, anggaran sudah ada. Masyarakat saya rasa tak perlu khawatir,” tegasnya.

Sementara itu Ketua Ketua RT 12 RW VI Perumahan Griya Sakinah Bambang Tri Kuncoro menambahkan, perumahan yang berada tidak jauh dari pusat pemerintahan itu dihuni oleh lebih dari 90 kepala keluarga. Ia berterimakasih atas bantuan tersebut.

Baca juga:  Setelah Banjir dan Longsor, Kota Semarang Diterjang Puting Beliung

“Protokol kesehatan sudah berjalan dan kedepannya pasti akan lebih diperketat, lebih disiplin lagi,” terangnya. (ria/sct/zal/bas) 

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya