Program Rumah Tidak Layak Huni Jadi Prioritas

218
SERAP ASPIRASI : Anggota DPRD Kota Magelang dari Partai Hanura HIR Jatmiko didampingi anggota DPRD dari PDI Perjuangan Aji Setyawan menjawab keluhan warga dan menyerap aspirasi (Agus Hadianto/Jawa Pos Radar Kedu)
SERAP ASPIRASI : Anggota DPRD Kota Magelang dari Partai Hanura HIR Jatmiko didampingi anggota DPRD dari PDI Perjuangan Aji Setyawan menjawab keluhan warga dan menyerap aspirasi (Agus Hadianto/Jawa Pos Radar Kedu)

RADARSEMARANG.ID,  MAGELANG – Selama ini, masih ada rumah milik warga yang tidak layak huni belum tersentuh program pemerintah. Kalaupun ada bantuan program perbaikan rumah, tapi dinilai salah sasaran.

“Di tempat saya saja, masih ada empat rumah yang kumuh dan tidak layak. Berulangkali sudah didaftarkan program RTLH namun tidak juga mendapat program tersebut. Mohon pak Jatmiko bisa membawa aspirasi ini,” kata warga Cacaban RT 3 RW 11, Magelang Tengah, Tukiran. Ia mengungkapakn hal tersebut saat kegiatan reses dan penjaringan aspirasi masa reses ke-2 tahun sidang 2020 anggota DPRD Kota Magelang Dapil Magelang Tengah dari Partai Hanura, HIR Jatmiko di Hotel Puri Asri Magelang Jumat (21/2) petang.

Selain mengungkapkan masih banyaknya RTLH yang ada di Kecamatan Magelang Tengah, warga juga mengeluhkan kondisi jalan di Telagawarna, Kelurahan Rejowinangun Utara yang rawan kecelakaan serta banyak parkir sembarangan.

Warga lainnya, Lilik mengatakan hal yang sama. Lilik mengaku rumahnya jelek dan sudah berulangkali didaftarkan agar mendapat program RTLH namun tidak juga dieksekusi. “Malah ada yang dapat, padahal dengan rumah saya lebih jelek rumah saya. Kami mohon agar masalah RTLH bisa dituntaskan ya pak Jatmiko,” ucapnya.

Anggota DPRD Kota Magelang dari Partai Hanura, HIR Jatmiko didampingi anggota DPRD dari PDI Perjuangan, Aji Setyawan mengaku akan membawa permasalahan ini. Jatmiko menegaskan bahwa program RTLH masih jadi prioritas pemerintah untuk menuntaskannya.

“Melalui forum reses ini, kami serap aspirasi bapak ibu sekalian. Ini saya juga sengaja mengundang dari Dinas Permukiman ada, Dinas Sosial ada, bahkan DInas Perhubungan ada. Aspirasi ini kami serap dan akan ditampung di DPRD nanti. Saya juga membawa mas Aji, dari PDI Perjuangan karena beliau juga kebetulan di Komisi B serta ingin mengetahui keluhan warga secara langsung. Ini mas Aji juga sedang maju jadi bakal calon Wakil Wali Kota, jadi warga bisa tahu calonnya secara langsung,” imbuhnya (sct/had/ton)





Tinggalkan Balasan