alexametrics

Tingkatkan Ekonomi, Madhang Bantu Ibu-Ibu Memasak

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG -Puluhan ibu-ibu di Kota Semarang mengikuti seleksi untuk menjadi peserta Madhang. Sebuah marketplace untuk menjual masakan rumahan melalui aplikasi. Dengan menggandeng Business & Export Development Organization (BEDO), seleksi kali ini digelar di dua kota. Semarang dan Solo. Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Semarang mendukung program tersebut.

Bertempat di lantai tiga gedung PKK Kota Semarang puluhan ibu-ibu mendapat pelatihan dan pendampingan. Dalam seleksi akan dipilih 30 peserta. Sebanya 15 peserta terbaik akan mendapatkan bantuan bedah dapur sesuai dengan kebutuhan masing-masing UKM. Dari 15 peserta terbaik akan terpilih lagi 5 Champion yang akan melanjutkan program selama total 6 bulan dari awal sampai selesai. Lima peserta terpilih ini selain mendapatkan bantuan alat dapur untuk menunjang pengembangan bisnis dan akan dipromosikan. Sehingga harapannya bisa terekspos secara nasional. Tidak hanya UKM-nya saja, tetapi juga produk masakan yang mewakili resep masakan otentik Kota Semarang.

Baca juga:  Debat Hukum Meriahkan Law Fair Unimma

“Kita suport penuh. Harapannya masakan  keluarga ibu-ibu di Kota Semarang ini, tidak hanya bisa dinikmati oleh keluarganya, namun juga bisa laku dijual ke luar. Syukur-syukur bisa mendukung pariwisata di Kota Semarang,” ungkap Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Semarang Bambang Suranggono usai membuka sosialisasi dan pendaftaran program Madhang Kamis (19/12).

Junior Program Manajer BEDO Hanung menjelaskan, misi utama Madhang adalah memberdayakan UKM melalui ibu rumah tangga. Sehingga bisa menambah penghasilan tanpa harus meninggalkan rumah Sekaligus membangkitkan kembali resep masakan keluarga yang otentik di Kota Semarang merupakan tujuan utama program Madhang.

“Selain meningkatkan ekonomi keluarga sekaligus mengangkat kearifan lokal untuk melestarikan masakan warisan dengan budaya silaturahmi,“ jelas Hanung.

Baca juga:  Edukasi Pencegahan Hipertensi

Hanung menambahkan, peserta yang lolos seleksi program Madhang akan mendapat materi tentang penataan barang dengan konsep 5S, pembukuan usaha, menentukan harga jual, mengemas dan menampilkan produk, inovasi produk, pengetahuan tentang keselamatan kerja sampai pada proses produksi yang higienis.

“Metodologi program Madhang adalah workshop dan pelatihan menggunakan metode sederhana, diskusi, serta permainan serta selalu diakhiri dengan rencana aksi” jelas Hanung. (sls-sct/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya