SMA Sultan Agung 1 Buka Kelas Olahraga

127
KELAS KHUSUS : Kepala SMA Sultan Agung 1 Semarang, Dra Hj Siti Mubarokatut Darojati M.si (kiri) dengan Kabid Pembinaan dan Prestasi PS Undip, Sumardi Widodo saat membuka kelas khusus olahraga di halaman sekolah, Senin (9/12). (M NUR WAHIDI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KELAS KHUSUS : Kepala SMA Sultan Agung 1 Semarang, Dra Hj Siti Mubarokatut Darojati M.si (kiri) dengan Kabid Pembinaan dan Prestasi PS Undip, Sumardi Widodo saat membuka kelas khusus olahraga di halaman sekolah, Senin (9/12). (M NUR WAHIDI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG — SMA Sultan Agung (Sula) 1 Semarang bekerjasama dengan Diklat Diponegoro Muda di bawah naungan Persatuan Sepak Bola Universitas Diponegoro (PS Undip) membuka kelas khusus olahraga pada tahun ajaran baru 2020/2021 mendatang. Kerjasama tersebut dilakukan dengan saling tukar cinderamata berupa kaos tim masing-masing di halaman sekolah, kemarin (9/12).

Kepala SMA Sula 1 Semarang, Hj Dra Siti Mubarokatut Darojati M.Si mengatakan peluncuran kelas khusus olahraga ini untuk menciptakan Diponegoro Muda. Harapannya, anak-anak yang berprestasi di bidang sepakbola bisa memperkuat tim Sultan Agung 1 yang sudah ada.

“Biasanya tim sepakbola kami masuk final. Bahkan pernah juara III untuk tingkat Kota Semarang. Maka, dengan diperkuat oleh Diponegoro Muda, bisa meningkatkan juara tingkat Kota Semarang maupun Provinsi Jateng,” harapnya.

Karena siswa tidak dalam satu kelas, imbuhnya, maka orangtua siswa terpaksa harus mengundang guru privat dengan difasilitasi satu kelas. Guru akan dikondisikan. Misalnya hari Sabtu biasanya pulang siang, kalau tidak latihan atau free latihan, bisa ditambahi pelajaran menjelang semesteran. “Tentunya untuk latihan akan mengikuti dari pelatih sepakbola, tetapi pihak sekolah akan mengondisikan pada bidang akademiknya,” imbuhnya.

Siti Mubarokatut menambahkan di SMA Sultan Agung 1 biasa menerima titipan atlet Tenis Meja, Squash, dan Wushu. Selain itu, bagi siswa berprestasi, akan mendapat potongan biaya uang muka ketika masuk sampai membebaskan biaya jika berprestasi tingkat nasional. Bahkan sekolah memberikan tunjangan SPP 50 persen bagi siswa berprestasi dengan dana BOS yang dikelola sekolah.

Kabid Pembinaan dan Prestasi PS Undip, Sumardi Widodo menyambut baik kerjasama tersebut. Diklat Diponegoro Muda terdapat siswa kelas IX SMP yang berbeda sekolah. Dengan adanya kelas olahraga ini, diharapkan nantinya mereka masuk ke SMA Sultan Agung 1 dan berada dalam satu kelas. Sehingga ketika ada persiapan kejuaraan, koordinasi dengan sekolah bisa mudah dilakukan. “Diklat ini mewadahi anak muda atau atlet sepakbola yang berprestasi di Kota Semarang. Diklat ini bekerja sama dengan SMA Sultan Agung 1 Semarang,” katanya.

Salah satu siswa kelas 10 IPS 3, Maulana Fachrillah, 16, mengaku selama ini mengikuti latihan dan harus pandai membagi waktu, agar tidak ketinggalan pelajaran. “Bahkan harus mengundang guru privat. Tapi dengan adanya sekolah khusus, ini sangat memudahkan kami,” kata siswa yang saat ini mengikuti Diklat Tugu Muda. (hid/sct/ida)