alexametrics

Jadi Ajang Pamer Produk Lokal

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, DEMAK – Kegiatan Demak Expo 2019 secara resmi dibuka Bupati Demak HM Natsir dihalaman Sanggar Pramuka, Desa Katonsari, Kecamatan Demak Kota kemarin.  Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong dan pengguntingan pita.

Demak Expo yang digelar Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM ini menjadi sarana pengenalan produk lokal. Kepala Dinas Perdagangan, Siti Zuarin menyampaikan, Demak Expo menjadi rangkaian peringatan Hari Koperasi ke-72 tingkat Kabupaten Demak.  “Ini sekaligus sebagai upaya pekan promosi dan gelar produk Koperasi UMKM,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, tercatat ada 107 stan UMKM, termasuk dari BUMN dan BUMD serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turut memeriahkan yang berlangsung hingga 4 Agustus mendatang.

Siti Zuarin menambahkan,  Demak Expo mengusung tema koperasi dan UKM hebat menuju revolusi industri 4.0. Hal itu dimaksudkan, bahwa potensi dan peluang investasi di Kabupaten Demak sangat terbuka lebar.  “Banyak produk yang dihasilkan oleh UMKM kita. Karena itu, mereka kita berikan kesempatan atau fasilitasi pameran melalui Demak Expo ini agar produk mereka makin dikenal masyarakat,” katanya.

Baca juga:  Dirikan Posko PPKM Skala Mikro Tingkat Desa

Selain diramaikan dengan stan, Demak Expo juga dimeriahkan dengan hiburan  yang serba murah  meriah serta kreatif.  “Kita coba menciptakan peluang pasar di tingkat lokal, regional dan nasional. Ini dapat kita capai dengan terjalinnya kemitraan antara UMKM berskala besar maupun kecil, termasuk dari BUMN dan BUMD,” kata Zuarin.

Yang menarik, untuk pengunjung Demak Expo ini akan dapat kupon yang akan diundi pada akhir kegiatan jika berbelanja kelipatan Rp 50 ribu. “Ada banyak hadiah menarik,” ujar dia.

Bupati Demak HM Natsir mengapresiasi Demak Expo yang dilaksanakan Dinas Perdagangan tersebut. “Antusiasme masyarakat untuk berkunjung cukup tinggi. Semoga kegiatan Demak Expo dapat membawa manfaat dalam upaya meningkatkan hasil produksi dan daya saing produk, baik di pasar lokal, nasional maupun internasional. Serta berdampak positif bagi perkembangan UMKM di Kabupaten Demak,” kata bupati.

Baca juga:  Komplotan Kanibal Truk Dibekuk, Dua Buron

Menurutnya, UMKM merupakan bentuk usaha yang mampu menciptakan pasar baru dan sanggup memperkenalkan inovasi produk dengan melihat respon pasar terhadap output yang dihasilkan. “UMKM lebih adaptif dalam menghadapi perubahan pasar, memiliki struktur organisasi yang lebih fleksibel, dan bisa membuat keputusan lebih cepat dibanding usaha-usaha berskala besar,” katanya. (hib/sct/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya