Nasima Berkomitmen, Menjaga Kualitas Pembelajaran Alquran Siswa

583
KHATAMAN : Sebanyak 73 siswa –siswi kelas IV, V, dan VI SD Nasima penuhikhidmat mengikuti prosesi khataman Alquran baru-baru ini. (IST)
KHATAMAN : Sebanyak 73 siswa –siswi kelas IV, V, dan VI SD Nasima penuhikhidmat mengikuti prosesi khataman Alquran baru-baru ini. (IST)
KHATAMAN : Sebanyak 73 siswa –siswi kelas IV, V, dan VI SD Nasima penuhikhidmat mengikuti prosesi khataman Alquran baru-baru ini. (IST)
KHATAMAN : Sebanyak 73 siswa –siswi kelas IV, V, dan VI SD Nasima penuhikhidmat mengikuti prosesi khataman Alquran baru-baru ini. (IST)

SEBANYAK 73 siswa-siswi kelas IV, V, dan VI SD Nasima mengikuti khataman Alquran baru-baru ini. Kegiatan yang digelar di Hall SD Nasima ini menghadirkan para orang tua peserta didik, pengurus Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Nasima, dan Ummi Foundation Surabaya.

Direktur Ummi Foundation, Ustad Masruri, mengatakan bahwa sekolah-sekolah yang mempunyai perhatian besar terhadap Alquran akan mendapatkan banyak keberkahan, baik bagi pengelola sekolah, guru-guru, siswa-siswa, maupun orang tuanya.

Perhatian Nasima terhadap Alquran juga sangat besar. Tidak banyak sekolah yang mau dan mampu menyediakan fasilitas untuk kegiatan ini. SD Nasima memiliki lebih dari 15 guru mengaji yang khusus untuk mengajari membaca Alquran.

Ada jaminan kualitas dari Ummi Foundation untuk kemampuan membaca Alquran anak-anak. Kualitas yang diberikan adalah kualitas yang terbaik. Ummi memberikan support system berupa training guru, supervisi, dan perangkat pembelajaran yang lengkap. Jadi dapat dipastikan anak-anak yang belajar di SD Nasima baca Alqurannya memiliki kualitas terbaik.

Manajer Pendidikan Kampus 1, Indarti Suhadisiwi, MPd mengatakan bahwa anak-anak sebelum khataman telah melakukan munaqosah atau diuji oleh tim penguji yang berjumlah lima orang. Materi ujian meliputi kefasihan, tartil, kelancaran, hafalan, maupun tajwidnya. “Satu per satu diuji oleh lima penguji, dan anak-anak semua lulus,” tuturnya bangga.

Lebih lanjut, Indarti mengatakan kegiatan ini sekaligus laporan secara langsung kepada walimurid. Jika selama ini walimurid mendapatkan laporan perkembangan secara tertulis, maka melalui khataman ini, walimurid dapat melihat secara nyata seperti apa kualitas membaca Alquran anak-anak.

Dalam sesi imtihan (tanya jawab), walimurid diberi kesempatan menguji secara langsung kualitas membaca Alquran anak-anak. Semua pertanyaan walimurid yang diberikan kepada anak-anak dapat dijawab dengan baik dan meyakinkan. “Ini sebagai bukti, bahwa pembelajaran Alquran di SD Nasima memiliki kualitas terbaik,” tandasnya. (din/bis/ida)