alexametrics

Bank Bjb Dorong Pengguna QRIS di Jawa Tengah

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Bank BJB dorong penggunaan QRIS di Jawa Tengah untuk kemajuan ekonomi. Pihaknya ikut serta dalam kegiatan bincang kreatif ringan guede manfaate (Angkringan) Digital 2022 di Sam Po Kong, Minggu (3/7).

Sejumlah pejabat hadir dalam acara ini, di antaranya Sekda Provinsi Jawa Tengah Sumarno, Kepala KPw Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah Rahmat Dwisaputra, dan lainnya. Selain itu dihadiri Pemimpin Divisi Digital Banking Bank bjb Arfianto Ramadhian beserta perwakilan Bank bjb Kantor Cabang Semarang.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary Bank BJB Widi Hartoto mengatakan, Bank BJB senantiasa mendukung sosialisasi yang dapat mendorong sistem transaksi atau pembayaran cashless dengan aman dan nyaman.

Baca juga:  Belum Vaksin, BST Belum Bisa Cair

“Bank BJB sebagai mitra strategis Bank Indonesia dan pemerintah daerah akan selalu mendukung dan ikut serta dalam upaya meningkatkan jumlah pengguna QRIS khususnya di Jawa Tengah,” jelasnya.

Angkringan Digital 2022 merupakan bentuk komunikasi dan sosialisasi serta user experience QRIS sebagai kanal transaksi bagi masyarakat maupun pemerintah daerah. Yakni ditandai dengan kegiatan launching Pasar SIAP QRIS di Jawa Tengah dan penyerahan PSBI Pasar Kliwon.

Bank BJB Kantor Cabang Semarang telah berhasil mendigitalisasi Pasar Karangjati di Kabupaten Semarang. Semua pedagang telah menggunakan QRIS dan DIGI by Bank BJB. Menurutnya upaya meningkatkan pengguna QRIS terutama di lingkungan pasar punya arti yang sangat penting. Salah satunya dengan cara membangun ekosistem QRIS.

Baca juga:  Batang Jadi Role Model PSDKU Undip

“Transaksi non tunai di pasar melalui QRIS punya banyak manfaat. Selain lebih cepat dan mudah, pembeli dan pedagang akan terhindar dari aksi pencurian uang,” tambahnya.

Bank BJB selalu mendorong transaksi non tunai di pasar rakyat. Tujuannya untuk memudahkan pembeli dan pedagang dalam melakukan pembayaraan saat berbelanja. Sehingga perputaran uang bisa lebih cepat dan tercatat dengan baik. Selain itu juga dapat menghindari beredarnya uang palsu.

Acara yang di selenggarakan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Jawa Tengah dalam rangka meningkatkan jumlah pengguna QRIS ini mengangkat tema Ekosistem QRIS untuk mendukung inklusi keuangan di Provinsi Jawa Tengah. (kap/svc/ida)

Menarik

Artikel Terkait

Terbaru

Lainnya

Populer

Artikel Menarik Lainnya