alexametrics

Direksi 28 BPR Studi Banding ke Arto Moro

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Direksi 28 BPR yang tergabung dalam sebuah holding bernama PT Nusantara Bona Pasogit (NBP), baru-baru ini berkunjung ke kantor pusat BPR Arto Moro di Jalan Elang Raya nomor 99 Kota Semarang. Dipimpin oleh Direktur Utama dan Komisaris Utama, kunjungan PT Nusantara Bona Pasogit  diikuti oleh sekitar 80 perwakilan direksi dan komisaris 28 BPR.

PT NBP merupakan perusahaan induk (holding company) dari 28 BPR yang tersebar di Jawa Barat, Banten, Riau, dan Sumatera Utara. Kunjungan direksi PT NBP, menindaklanjuti kerjasama penempatan dana dari PT NBP ke BPR Arto Moro dan sejumlah kerja sama lainnya.

Dirut BPR Arto Moro Darmawan S.Sos mengatakan, kunjungan PT Nusantara Bona Pasogit merupakan suatu kehormatan. Sekaligus, bentuk kepercayaan kepada BPR Arto Moro. “Sebagai holding 28 BPR yang berkantor pusat di Jakarta, kunjungan dan kerjasama penempatan dana oleh PT Nusantara Bona Pasogit ini merupakan bentuk kebanggaan dan kepercayaan luar biasa kepada kami,” ucap Darmawan.

Baca juga:  Ketua DPRD Tolak Teken Nota Kesepakatan

Darmawan menambahkan, lingkup kerjasama yang dilakukan oleh BPR Arto Moro dan PT NBP, meliputi penempatan dana dari PT NBP ke BPR Arto Moro. Kerja sama lainnya, terkait pembiayaan, pemasaran produk, pelaksanaan pelatihan, dan pengembangan IT untuk mendukung pertumbuhan kedua perusahaan.

Dirut PT NBP Hendi Apriliyanto SE menjelaskan, pihaknya membawa rombongan berjumlah 80 orang. Terdiri atas direksi dan komisaris 28 BPR. Kunjungan dalam rangka melihat bagaimana BPR Arto Moro mampu tumbuh hingga sebesar 66 persen di masa pandemi Covid-19.

“BPR Arto Moro tergolong ajaib. Pertumbuhannya sangat cepat dan berkelanjutan. Mana bisa kami mendapatkan lagi BPR yang mampu tumbuh sebesar 66 persen di saat pandemi Covid-19. Kualitas kreditnya tetap terjaga hingga NPL hanya sebesar 2,8 persen. Oleh sebab itu, pemilihan BPR Arto Moro sebagai mitra kerjasama kami pandang sebagai langkah yang sangat tepat dan strategis sebagai wujud akselerasi pencapain tujuan kedua pihak,” terang Hendi Apriliyanto.

Baca juga:  Bantu UMKM, BPR Arto Moro Salurkan Kredit

Berdasarkan laporan kinerja keuangan per Desember 2021, BPR Arto Moro berhasil mencatatkan pertumbuhan aset sebesar 66 persen menjadi Rp 526,7 miliar, outstanding kredit tumbuh 58 persen menjadi Rp 335,7 miliar. Simpanan tumbuh sebesar 48 persen menjadi Rp 300 miliar, dengan NPL terjaga sebesar 2,83 persen.

Pemegang Saham Pengendali sekaligus Komisaris Utama BPR Arto Moro Dr H Subyakto SH MH MM berterima kasih atas kepercayaan dan kunjungan PT NBP. “Sebagai perusahaan beraset Rp 1 triliun lebih, kunjungan PT NBP ke BPR Arto Moro adalah kebanggaan dan kehormatan luar biasa,” kata Subyakto.

Ke depan, kata Subyakto, pihaknya berencana membangun Pusat Pendidikan dan Pelatihan Karyawan BPR Arto Moro. “Kerjasama ini nantinya dapat diperluas untuk pelatihan dan membangun SDM unggul kedua perusahaan.” (isk)

Baca juga:  BPR Arto Moro Raih Penghargaan Bank Berkinerja Keuangan Sangat Bagus

Menarik

Artikel Terkait

Terbaru

Lainnya

Populer

Artikel Menarik Lainnya