alexametrics

Prof Subyantoro Dilantik Jadi Rektor Universitas Ngudi Waluyo

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Ungaran – Universitas Ngudi Waluyo Kabupaten Semarang melantik Rektor dengan masa jabatan 2022 hingga 2027 mendatang. Prof Subyantoro kembali terpilih menjadi Rektor UNW. Pelantikan dilakukan secara terbatas di Ruang Aula Gedung E Kampus Universitas Ngudi Waluyo Ungaran. Rabu (5/1).

Ketua Umum Dewan Pengurus Yayasan Ngudi Waluyo Ungaran Prof DYP Sugiharto mengatakan, tugas rektor tahun 2022 cukup berat. Terdekat proses pembelajaran mahasiswa yang harus segera dilakukan pertemuan. Sebab, sudah cukup lama mahasiswa melakukan daring tentunya berpengaruh pada prestasi mahasiswa.

“Sudah dua tahun daring, ini saatnya luring. Ini menjadi PR pak Rektor. Karena kita tetap berkompetitif dengan kampus lain. Sehingga harus lebih baik lagi,” katanya usai acara pelantikan rektor Universitas Ngudi Waluyo Kabupaten Semarang di Aula Universitas Ngudi Waluyo Ungaran.

Baca juga:  Semen Gresik Dukung Kolaborasi Pengembangan UMKM Jateng

Ia menambahkan, Rektor harus bisa bergaya multifungsi. Artinya, tidak hanya monoton dengan akademik saja. Tetapi harus bisa membangun kerjasama dengan stakeholder di Kabupaten Semarang. Kolaborasi dengan Pemerintah daerah menjadi kunci keberhasilan UNW.

“Harus bisa menempatkan diri dimana saja. Tidak monoton akademik saja. Merangkul mulai dari pegawai, mahasiswa, hingga swasta yang menjadi peluang kemajuan UNW sendiri. Kami percaya Pak Rektor,” ujarnya.

Rektor Universitas Ngudi Waluyo Kabupaten Semarang Prof Subyantoro mengaku siap menjalankan tugas dengan baik dan sesuai aturan yang berlaku. Ia mengaku akan fokus menjadikan Universitas Ngudi Waluyo Kabupaten Semarang menjadi salah satu kampus favorit di Jawa Tengah. Hal yang paling kecil dengan menambah dan memaksimalkan sumber daya manusia yang ada di UNW.

Baca juga:  Sopir Mulai Tertib, Pelanggaran Penumpang Tinggi

“Kita juga sedang menguatkan kerjasama di 250 perusahaan ini sedang kita tingkatkan. Kita juga sedang menggodok fasilitas untuk masyarakat yang kurang mampu untuk tetap bisa berkuliah,” tegasnya.

Kedepan ia menjelaskan mahasiswa bisa kuliah dan bekerja dengan waktu bersamaan. Hal tersebut sedang diupayakan karena banyak laporan dari mahasiswa dengan kegigihan mahasiswa yang ingin menyelesaikan sarjana dengan biaya sendiri. Ia juga mengatakan lulusan UNW juga dipastikan tidak menganggur.

“Universitas Ngudi Waluyo sudah bekerjasama kepada beberapa perusahaan di Jateng maupun Indonesia untuk menerima lulusan UNW. Sehingga kita kuatkan keterampilan anak didik untuk siap di dunia kerja,” tambahnya. (adv/ria/fth)

Menarik

Artikel Terkait

Terbaru

Lainnya

Populer

Artikel Menarik Lainnya