alexametrics

Perantau Desa Jetak Banyak yang Tekunj Usaha Angkringan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Demak – Mahasiswa kuliah kerja nyata (KKN) dari IAIN Kudus kemarin resmi menempati pos kegiatan di Desa Jetak, Kecamatan Wedung. Bertempat di balai desa, para mahasiswa diserahterimakan langsung oleh dosen pembimbing lapangan (DPL) ke pemerintah desa setempat.

Manijo, M.Ag, selaku DPL menyampaikan, KKN yang dijalankan mahasiswa itu merupakan kegiatan wajib, yakni bagi yang memasuki semester tujuh. Mahasiswa KKN adalah gabungan dari berbagai fakultas yang ada di IAIN kudus.

Menurutnya, dengan berbagai keahlian ilmu yang mereka peroleh dari kampus, diharapkan dapat diaplikasikan saat kegiatan KKN tersebut. “Kami mohon untuk bapak-bapak serta ibu-ibu di Desa Jetak ini agar nantinya dapat mengarahkan serta membimbing mahasiswa-mahasiswi kami selama KKN ini berlangsung,”ujarnya.

Baca juga:  Tambah Ruang Isolasi, Beri Pelayanan Terbaik

Kepala Desa Jetak, Abas Muslim mengatakan, Desa Jetak yang dipimpinnya memiliki jumlah penduduk sekitar 5 ribu jiwa. “Mayoritas warga berpaham ahlussunnah wal jamaah. Sehingga, keagamaan di desa ini sangat kental sekali. Setiap malam, selalu ada acara keagamaan di masjid dan musala.Tidak pernah ada kata libur untuk acara agama seperti ngaji, tahlil, dan lain-lain,”katanya. Menurutnya, keberadaan alim ulama dan kiai cukup strategis. Mereka menjadi tokoh keagamaan di desa yang warganya rata rata bekerja sebagai petani ini.

Abas menambahkan, warga Jetak dimanapun berada juga dikenal sebagai penjual nasi kucing (angkringan). Penjualnya dari berbagai macam usia dari yang muda sampai tua. “Ada juga yang sambil merantau di luar kota untuk jualan nasi kucing. Disini saya mengharapkan dengan adanya teman-teman KKN ini bisa membuat suasana baru,” kata dia. (hib/bas)

Baca juga:  Ribuan Peziarah Padati Makam Sunan Kalijaga

Menarik

Artikel Terkait

Terbaru

Lainnya

Populer

Artikel Menarik Lainnya