alexametrics

PTA Semarang Gandeng Lima Lembaga

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Semarang menjalin kerjasama dengan lima lembaga di Jateng sekaligus. Yakni dengan Gubernur Jateng, Polda Jateng, BPN/ATR, DJKN dalam hal ini KPKNL dan MAPPI.

Kerjasama tersebut diimplementasikan dengan kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) selama tiga hari (1– 3/9) di The Sunan Hotel Solo. Bimtek tentang sita dan eksekusi ini dibuka secara virtual oleh Dirjen Badilag MARI DR Drs H Aco Nur SH MH Rabu (1/9/2021). Acara tersebut juga diisi pembicara dari perwakilan kelima instansi tersebut.

Kelima lembaga tersebut diharapkan bisa mendorong terciptanya percepatan dan akselerasi dalam mewujudkan keadilan untuk masyarakat yang disingkat JAMU KUAT (Kerjasama Mewujudkan Keadilan Untuk Masyarakat). Selanjutnya akan diwujudkan dalam sebuah Aplikasi Sharing Data Eksekusi, yang juga diberi nama aplikasi Sharing Data JAMU KUAT. “Namun ada yang mengusulkan menambahkan SEKSI (selesaikan eksekusi),” kata Ketua Panitia H Ma’sum Umar SH MH yang juga Panitera PTA Semarang Kamis (2/9/2021).

Baca juga:  Potong Gaji untuk Bantu Penanganan Korona

Ketua PTA Semarang Drs H Alwi Mallo MH menegaskan, bimtek sita dan eksekusi ini dilatarbelakangi oleh seringnya putusan peradilan agama (PA) sulit dilakukan eksekusi. Untuk mencari solusi atas persoalan tersebut, saat ini PTA Semarang merintis kerjasama antarinstansi terkait. Ini untuk mempermudah dan mempercepat pelaksanaan eksekusi dengan mempersiapkan aplikasi sharing data 5 instansi. Kerjasama ini akan dituangkan dalam Memorandum Of Understanding (MoU).

Sedangkan beberapa problematika eksekusi di antaranya, menyangkut objek sita yang bermasalah karena luas, batas, lokasi yang tidak jelas dan ada amar putusan yang tidak ada diktum menghukum-nya mengakibatkan eksekusi tidak bisa dilaksanakan. Untuk itu, Dirjen Badilag berpesan agar mengidentifikasi perkara yang eksekusinya belum final serta alasan tertundanya eksekusi.

Baca juga:  Upacara dan Longmarch Diiringi Drumband, Meriah Perayaan HUT RI

“Kami tekankan berlaku adillah kepada siapapun dan jangan berpihak. Catat semua, apa yang ada agar pelaksanaan eksekusi dapat berjalan dengan lancar,” demikian yang disampaikan DR Drs H Aco Nur SH MH mengakhiri pembinaannya.

Dalam kesempatan yang sama, PTA Semarang juga melaksanakan MoU dengan Program Doktor Ilmu Hukum (PDIH) dan Program Magister Hukum Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang. Hadir ketua PTA Semarang, wakil ketua PTA Semarang, perwakilan Hakim Tinggi, Panitera, Sekretaris, dan pejabat struktural. Disaksikan juga oleh Ketua dan Panitera PA se-Jateng dan perwakilan Jurusita dari Pengadilan Agama (PA) se-Jateng. Sedangkan dari Unissula hadir Ketua PDIH Prof DR Anis Masdurokhatun SH MH didampingi Sekretaris PDIH Prof DR Sri Indah SH MH, pihak Magister Ilmu Hukum, dan Ketua Program Magister Ilmu Hukum DR Sri Kusriah, SH, MHum. (bis/ida)

Baca juga:  CEO PT Dafam Hotel Management Raih Best CEO 2021

Menarik

Artikel Terkait

Terbaru

Lainnya

Populer

Artikel Menarik Lainnya