alexametrics

Borobudur Marathon Tidak Hanya Lomba Lari, Tapi Juga Sport Tourism

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Tingginya antusiasme dan kesiapan para pelari untuk mengikuti event lari tahunan, Borobudur Marathon (BorMar) tahun 2021 menyapa. Kali ini untuk mengomunikasikan rencana dan harapan atas gelaran Borobudur Marathon 2021.

Borobudur Marathon Menyapa ini dilaksanakan secara daring melalui Youtube Borobudur Marathon, Instagram Live @bankjateng dan zoom, “Borobudur Marathon Menyapa.” Hadir Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Direktur Utama Bank Jateng Supriyatno, Wakil Pemimpin Harian Kompas Budiman Tanuredjo, dan Ketua Yayasan Borobudur Marathon Liem Chie An.

Selain itu, hadir pula Sekjen Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI)Tigor Tanjung, Andi Kurniawan selaku medical director BorMar serta Betmen Manurung dan Pretty Sihite selaku finisher elite Borobudur Marathon 2020.

Baca juga:  Hakim Pengawas dan Kreditur Beda Pijakan Putusan

“Saya ingin bersama-sama bisa menjaga marwah dari Borobudur Marathon. Sehingga tidak hanya menjadi event yang ditunggu-tunggu di Jateng, di Indonesia, tetapi juga di dunia. Borobudur Marathon tidak hanya tentang lari, tetapi juga menjaga sport tourism,” ujar Ganjar Pranowo dalam keterangannya Rabu (1/9/2021).

Penerapan protokol kesehatan tentunya tidak lepas dari perhatian pada tahun 2021. Mulai dari alur pelaksanaan, lokasi, hingga kewajiban swab test untuk seluruh atlet dan penyelenggara. “Kita semua, harus bangga karena di tengah marathon dunia yang tidak bisa dilaksanakan selama pandemi, Borobudur Marathon tahun lalu bisa terlaksana, bahkan sebelum Tokyo 2020,” ujar Budiman.

Selain itu, Liem Chie An menyampaikan harapannya agar masyarakat Jateng dan Magelang bisa mendukung terselenggaranya Borobudur Marathon. ”Kita semua terus berharap dan berdoa untuk segala persiapan,” tandas Liem.

Baca juga:  Cegah Covid-19, BTN Semarang Bantu Fogging

Borobudur Marathon Menyapa sekaligus menjadi momentum dimulainya Borobudur Marathon Virtual Challenge (BMVC) Series Agustus yang diadakan mulai 31 Agustus hingga 14 September 2021. Sebanyak 2.000 pelari dari berbagai daerah di Indonesia telah tergabung untuk berlari secara virtual dari lokasi masing-masing. BMVC diharapkan menjadi awalan untuk membangkitkan semangat para pelari, sebagai sebuah wadah latihan bagi pelari untuk mempersiapkan diri menuju Borobudur Marathon 2021. (bis/ida)

Menarik

Artikel Terkait

Terbaru

Lainnya

Populer

Artikel Menarik Lainnya