alexametrics

Rancang Aplikasi Si Lentera sebagai Inovasi di Masa Pandemi

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang Kenaikan kasus Covid-19 di Kabupaten Semarang menginisiasi tim PKM (Program Kreativitas Mahasiswa) bidang Pengabdian Masyarakat Undip membuat aplikasi Lentsa Petracovac (si Lentera). Aplikasi ini berbasis webGIS dan smart assistant feature. Keduanya diintegrasikan dengan kemasan Covid-19, yaitu kebijakan vaksinasi dan pelacakan kebutuhan masyarakat.

Tim diketuai oleh Eva Noor Fitriana (Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota 2020). Dengan empat anggota, yaitu Alvin Arrazy, Erwinda Yuliyanti, Muhammad Zaky Akmal Falah, dan R Adi Wijaya Swastama. Kelimanya bersinergi maksimalkan fitur pada aplikasi Si Lentera. Ada lima fitur di dalamnya. Yaitu Covid-19 Statistic, Vaksin Tracking, Hospital Locator, Healthy Life, dan Sandays Program Nyepeda Sekejap.

Eva menjelaskan, Covid-19 Statistic dilengkapi dengan sistem GPS tracking. Di dalamnya memuat data dan pemetaan penyebaran kasus Covid-19. Aplikasi tersebut akan menandai daerah tinggi kasus dengan warn merah. Daerah dengan nol kasus akan diberi warna hijau. Sedangkan daerah dengan nol sampai 50 persen akan diberi warna kuning. Sistem ini sama halnya dengan fitur Vaksin Tracking.

Fitur Hospital Locator berisi informasi pelayanan rumah sakit. Healthy Life berisi edukasi penerapan pola hidup sehat. Kemudian Sandays Program Nyepeda Sekejap adalah program bersepeda tiga hari dalam seminggu.

Baca juga:  Pasar Meteseh Beroperasi Lagi

“Si Lentera ini ke depannya akan menjadi penyempurna aplikasi yang dirancang Kementerian Komunikasi dan Informatika. Target sasarannya untuk membantu pemerintah, instansi, dan masyarakat di Kabupaten Semarang,” tutur Eva kepada Jawa Pos Radar Semarang (27/8/2021) kemarin.

Mitra utama pengabdian adalah Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang. Ada pula instansi lain, seperti rumah sakit, PMI, dan Puskesmas Kabupaten Semarang. Terkait pengambilan data, Eva dan tim telah mendapatkan perizinan sebelumnya. Data tersebut untuk diintegrasikan ke dalam website aplikasi Si Lentera.

Menurut Eva, pengabdiannya sempat terkendala pada waktu pengambilan data ke pihak mitra. Kendati demikian, ia berharap adanya aplikasi Si Lentera dapat menuntaskan permasalahan pandemi Covid-19. Serta mempercepat informasi sebagai media interaksi di era teknologi saat ini. Kemudian Dinas Kesehatan dan masyarakat Kabupaten Semarang bisa merasakan teknologi ini untuk memaksimalkan pelayanan. (mg4/ida)

Baca juga:  TMMD Sasar Sepuluh RTLH

Menarik

Artikel Terkait

Terbaru

Lainnya

Populer

Artikel Menarik Lainnya