alexametrics

Kembangkan Sekolah Berbasis Digital dan Kurangi Penggunaan Kertas

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID – Berbagai penyesuaian pendidikan di masa pandemi Covid-19 dilakukan Plt Kepala SMK Negeri H Moenadi Ungaran Ardan Sirodjuddin. Pria yang juga Kepala SMK Negeri 1 Tuntang ini akan mengembangkan sekolah berbasis digital, serta mengurangi penggunaan kertas di sekolah yang baru dipimpinnya sejak 1 Agustus 2021 lalu itu. Impian Ardan ini bukan berlebihan. Apalagi dia sebelum menjabat kepala sekolah adalah guru produktif multimedia di SMA Negeri 8 Semarang. Ardan diangkat Kepala SMKN 1 Tuntang  sejak 2018 atau sudah 3 tahun 7 bulan. Dan, sejak 1 Agustus lalu, mendapat amanah  sebagai Pelaksana Tugas Kepala SMK Negeri H. Moenadi Ungaran.

Selama pandemi Covid-19 dan PPKM, ada hikmahnya, yakni setidaknya para guru berusaha belajar untuk bisa mengoperasikan IT. Sebab, pembelajaran jarak jauh (PJJ) menuntut mereka untuk selalu inovatif dalam menyampaikan materi pembelajaran lewat daring

.“Kami membangun pangkalan data. Para guru dan petugas tata usaha (TU) apabila membutuhkan sesuatu tinggal download saja. Saya akan mengembangkan digitalisasi sekolah di SMK Negeri H. Moenadi ini, serta mengurangi penggunaan kertas,” jelas pria kelahiran Bumiayu, Brebes ini.

Baca juga:  Permudah Belajar Daring dengan Kelas Jateng

Ardan juga getol melakukan inovasi model pembelajaran. Hal ini telah diterapkan di SMKN 1 Tuntang. Langkah pertama yang dilakukan adalah membuat Standar Operasional Prosedur (SOP) yang diikuti oleh semua guru. Untuk meningkatkan kompetensi, para guru diberikan pelatihan, setelah itu membangun sistem dengan cara membuat aplikasi.

“Aplikasi ini kami bangun sendiri, bukan membangun dari yang kami beli. Hanya saja menggunakan fasilitas yang telah disediakan oleh pemerintah. Kalau di SMK Negeri H. Moenadi pakai belajar.id. Sedangkan di SMKN 1 Tuntang pakai aplikasi Google Suite For Education. Melalui aplikasi ini kita dapat memantau kehadiran guru dan siswa, jumlah tugas siswa dalam sehari, dan setiap harinya orang tua siswa diberi laporan kegiatan belajar mengajar. Jadi, semua dapat dikontrol dari aplikasi tersebut,” katanya.

Baca juga:  Cegah Covid-19, BTN Semarang Bantu Fogging

Aplikasi yang dibuat sejak awal pandemi Covid-19 ini memiliki beragam fitur. Mulai agenda mengajar, jurnal kelas, bimbingan konseling online, pengembangan karakter, dan lainnya. Bahkan aplikasi ini sudah diadaptasi sekitar 50 sekolah.

Di SMK Negeri H. Moenadi Ungaran, saat ini memiliki 700 siswa, yang terbagi dalam tiga jurusan, yakni Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH), Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) dan Multimedia.

Dikatakan, saat ini membangun sistem menjadi tantangan bagi Ardan. Ia harus menyamakan visi dan misi dengan seluruh warga sekolah.  Namun yang terpenting dalam masa pandemi ini adalah menjaga kesehatan. Ia berharap PJJ berjalan lancar, meskipun dalam kondisi terbatas. Para guru harus tetap memberikan pendidikan yang terbaik dan maksimal bagi siswa meski PJJ. “Saya senang jika bisa membuat sekolah menjadi maju karena prestasinya, baik untuk sekolahnya, gurunya, terutama untuk siswa-siswinya. Di manapun saya ditugaskan, saya akan berusaha memberikan yang terbaik dan kebermanfaatan,” ujar pria yang belum lama lalu mengantarkan SMKN 1 Tuntang meraih Juara Harapan 1 lomba inovasi sekolah di masa pandemi.

Baca juga:  Charlie Hospital Gandeng BPJS Kesehatan

Sedangkan untuk membangun image  dan branding sekolah, Ardan membuat strategi setiap harinya para guru menulis satu berita tentang kegiatan sekolah, lalu diunggah di web sekolah. Hal itu sudah dijalankankannya di SMKN 1 Tuntang. Tujuannya, agar sekolah bisa dikenal lebih luas lagi. “Ini juga akan saya lakukan untuk memajukan SMK Negeri H. Moenadi. Harapannya, supaya sekolah ini bisa tambah maju. Siapapun nanti yang melanjutkan (kepala sekolah) tinggal jalan saja, karena sudah saya bikin pondasinya. Seperti SMKN 1 Tuntang dulu, yang awalnya akan ditutup, namun sekarang menjadi rujukan banyak sekolah,” katanya.  (mg2/mg3/mg4/aro)

Menarik

Artikel Terkait

Terbaru

Lainnya

Populer

Artikel Menarik Lainnya