alexametrics

SD Nasima Gunakan GeNose C19

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Sekolah Nasima menyiapkan alat GeNose C19 untuk mendukung penerapan pembelajaran model Blended-Hybrid Learning saat memasuki tahun ajaran baru. Simulasi sudah dilakukan dengan memperagakan protokol kesehatan ketat di SD Nasima, Kamis (17/6/2021).

Dalam simulasi tersebut, satu persatu siswa melakukan cek suhu tubuh di pintu gerbang dengan sensor otomatis. Kemudian menuju tempat hand sanitizer. Sebelum masuk kelas, di tes dengan alat GeNose C19.

Ketua YPI Nasima DR Indarti mengatakan, untuk melayani peserta didik yang diizinkan ikut pembelajaran daring plus luring terbatas. Ada juga peserta didik yang hanya bisa ikut pembelajaran daring saja.

“Kami memilih model Hybrid-Blended Learning yakni gabungan model Blended Learning dan Hybrid Learning. Orangtua dapat memilih opsi pembelajaran daring diselingi luring terbatas atau memilih opsi daring saja bagi anak-anaknya,” jelasnya.

Baca juga:  Dewan Setujui Pelepasan Aset Pemprov Jateng ke PT KIK

Tentunya, izin pemerintah dan orangtua menjadi hal pokok. Pihaknya akan melakukan tes GeNose secara berkala pada peserta didik dan tenaga kependidikan di Nasima. “Kami sudah menyiapkan alat GeNose untuk meng-cover seluruh warga Nasima. Saat ini ada 12.700 kantong plastik GeNose sudah ready,” ungkapnya.

Direktur Humas, Publikasi dan Promosi Sekolah Nasima, Muhson menambahkan, simulasi tersebut bertujuan agar semua pihak yakni guru, orangtua, dan peserta didik, dapat menyiapkan serta menyesuaikan diri dengan paradigma pembelajaran pada masa new normal yang akan diterapkan sekolah Nasima. “Pada akhir simulasi nanti, kami lakukan evaluasi menyeluruh agar pada tahun ajaran baru bisa running dengan layanan pendidikan yang berkualitas dan penerapan protokol kesehatan secara ketat,” pungkasnya. (zen/sct/ida)

Baca juga:  Pemkot Semarang Berharap Sinkronisasi Data Pemudik dari Jakarta

Menarik

Artikel Terkait

Terbaru

Lainnya

Populer

Artikel Menarik Lainnya