alexametrics


Jalur Tol Internet untuk Angkat Potensi Desa

Rekomendasi

Menarik

RADARSEMARANG.ID, Wonosobo – Program Wonosobo Smart City atau Kota Pintar masih berlanjut. Sejumlah program unggulan yang selama tiga tahun terakhir terus dikembangkan memperlihatkan hasil sesuai dengan target yang ditetapkan.

Melihat kemajuan program yang mulai digulirkan pada 2018 tersebut, Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat meyakini akan lebih banyak lagi inovasi yang akan tercipta di masa-masa mendatang. Ke depan, ia berharap tidak hanya Smart City saja yang berkembang, melainkan sampai pada program Smart Village atau Desa Pintar di seluruh kabupaten.

“Harus ada terobosan untuk membantu desa-desa di Wonosobo agar juga merasakan sentuhan teknologi, semakin berkembang dan dikenal luas. Salah satunya saya harapkan agar bisa terwujud jalur tol antara desa dengan kota,” tutur Bupati dalam sambutan penerimaan tinjauan lapangan Smart City Wonosobo yang digelar secara daring di ruang Mangunkusumo Setda Wonosobo Rabu (2/6/2021).

Jalur tol, diterangkan Afif, bukan dalam arti jalan tol yang menghubungkan antara desa dengan kota Wonosobo. Melainkan terpenuhinya jaringan data sehingga di setiap desa, warganya dapat mengakses internet sebagaimana yang dirasakan warga di kota.

Dengan terlayaninya jaringan internet di setiap desa, maka produk-produk khas yang berpotensi menjadi unggulan daerah pun lebih mudah untuk diperkenalkan kepada publik di pasar global, dan memunculkan dampak terangkatnya perekonomian dan kesejahteraan warga. Demi mewujudkan hal tersebut, Afif meminta seluruh komponen bersinergi secara kolaboratif dan saling mendukung.

“Selaras dengan tujuan dari program Smart City ini, yaitu untuk dapat mendorong setiap daerah menciptakan inovasi untuk meningkatkan kesejahteraan dan memudahkan warga masyarakatnya dalam beraktifitas maka semestinya kita semua bersinergi,” tegas Bupati.

Arahan Bupati tersebut, diakui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Eko Suryantoro sejalan dengan upaya pihaknya untuk terus mendorong seluruh elemen yang terlibat dalam program Quick Win Smart City Wonosobo. Menurut Eko, saat ini setidaknya ada enam program unggulan atau Quick Win yang telah berjalan dengan baik. Yaitu Smart Government dengan Open Data Desa yang dipimpin Dinas Sosial PMD, kemudian Smart Living dengan program unggulan Sigandar (Sistem Informasi Kegawat Daruratan) yang diinisiasi Dinas Kesehatan, dan Smart Economy yang memunculkan inovasi kemudahan akses terhadap harga komoditas bahan pokok masyarakat.

“Ada pula Smart Branding dengan jelajah Wonosobo yang memudahkan wisatawan mengakses objek-objek wisata, serta Smart Environment untuk mendorong setiap desa mengelola sampah secara mandiri sehingga tidak perlu membuang sampah ke TPA Kabupaten, dan Smart Society dengan program menangkal Hoax dan Fitnah melalui kerjasama dengan Mafindo (Masyarakat Anti Fitnah Indonesia),” terang Eko.

Adanya evaluasi dan penilaian lapangan secara virtual dari Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) yang akan digelar selama 2 hari, diakui Eko, akan menjadi media untuk pengembangan lebih lanjut seluruh program unggulan Smart City Wonosobo agar ke depan menjadi jauh lebih baik lagi. (git/ton)

 

Tinggalkan Balasan

Terbaru

Populer