alexametrics

Unwahas Komitmen Bantu Percepatan Ekonomi Daerah

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Demi terciptanya percepatan pertumbuhan ekonomi di daerah, Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang gandeng Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, agendakan Safari Diskusi Kampus.

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah saat ini terus berusaha menggerakkan perekonomian nasional melalui optimalisasi Kebijakan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), yang mencakup sektor kesehatan, perlindungan sosial, dukungan UMKM dan pembiayaan perusahaan serta insentif usaha. Ia juga optimis dengan dukungan stakeholder khususnya akademisi dan masyarakat sipil akan menjadi kunci utama dalam memastikan seluruh kebijakan berjalan dengan baik.

“Kepercayaan, dukungan tersebut serta partisipasi publik merupakan faktor utama dalam suksesnya berbagai program yang saat ini dijalankan oleh pemerintah,” kata Airlangga, dalam paparannya saat membuka acara, Kamis (1/3/2021).

Baca juga:  Kota Magelang Rekor UHC 99,13 Persen di Jateng

Sekretaris Eksekutif I Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN) Raden Pardede, menambahkan adanya pandemi tentu menghasilkan krisis yang belum pernah dihadapi oleh Indonesia.

Namun dari sisi kebijakan pemulihan ekonomi, perlindungan sosial dan UMKM serta program padat karya tetap akan berlanjut dilakukan pemerintah agar dapat menciptakan pemulihan ekonomi. Salah satu langkahnya melakukan percepatan vaksinasi penduduk Indonesia untuk menunjang herd immunity.

“Kembalinya aktivitas masyarakat akan mengembalikan konsumsi sehingga meningkatkan permintaan dan kembali menghidupkan sektor usaha. Dalam jangka panjang, UU Cipta Kerja diharapkan jawaban bagi kesanggupan Indonesia untuk bertransformasi ke arah yang lebih baik,”jelasnya.

Dalam acara bertemakan “Penguatan UMKM untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi di Daerah” yang digelar daring dan luring itu, selain keduanya juga dihadiri Deputi Bidang Kordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan UMKM Kemenko Perekonomian, Dr M Rudu Salahuddin, Dekan Fakultas Ekonomi Unwahas, Dr Hasan, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah pada Provinsi Jawa Tengah, Dr Prasetyo Aribowo, Ketua Kadin Jateng, Kukrit Wicaksono, Ketua Yayasan Wahid Hasyim, Prof Noor Ahmad, dan Rektor Unwahas, Prof Mahmutarom HR, dengan moderarornya Dr Ferry Irawan.

Baca juga:  Pastikan Stok BBM dan Elpiji Aman

“Dukungan terhadap UMKM merupakan salah satu upaya utama yang dapat dilakukan dalam menyokong pendapatan masyarakat agar mampu memanfaatkan sumber daya yang dimiliki sehingga masyarakat ekonomi lemah dapat bertahan di masa pendemi Covid-19 ini,” kata Rektor Unwahas, Prof Mahmutarom HR.

Sedangkan Ketua Yayasan Wahid Hasyim, Prof Noor Ahmad, mengajak masyarakat akibat pandemi agar terus melakukan inovasi serta kreativitas-kreativitas baru. Apalagi saat ini, UMKM yang berhasil bertahan adalah UMKM yang sudah melakukan digitalisasi serta inovasi. “Saat ini, UMKM yang masuk di era digitalisasi baru 30 persen, sehingga peran berbagai pihak dalam rangka akselerasi pemulihan ekonomi melalui dukungan UMKM sangat dibutuhkan,”ungkapnya. (jks/bas)

Menarik

Artikel Terkait

Terbaru

Lainnya

Populer

Artikel Menarik Lainnya