alexametrics

Beri Kemudahan Akses, Atur Ulang Lalin

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pekalongan – Dinas Perhubungan Kota Pekalongan bakal memberlakukan perubahan pengaturan arus lalu lintas di beberapa ruas jalan. Yang semula satu arah akan diubah menjadi dua arah. Ini dilakukan untuk mendukung program visi misi program 100 hari Pemerintah Kota Pekalongan di bawah kepemimpinan HA Afzan Arslan Djunaid SE dan H Salahudin SSTP dalam hal akses transportasi.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekalongan melalui Sekretarisnya, Aprilyanto Dwi Purnomo SE MSi mengungkapkan, salah satu ruas jalan yang diubah menjadi dua arah yakni Jalan Hayam Wuruk yang semula diberlakukan satu arah dibuka akses dua arah khusus untuk kendaraan roda dua. Yakni dari arah barat ke timur atau perempatan Alun-Alun hingga pertigaan Pasar Anyar menuju Jalan Sulawesi. “Aturan ini hanya berlaku roda dua, selebihnya tidak boleh,” jelasnya pada Rabu (31/3/2021).

Baca juga:  Sembilan Kelurahan Endemis DBD

Hal tersebut, kata April, sudah disepakati dalam Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) yang belum lama ini digelar Dinas Perhubungan (Dinhub) Kota Pekalongan dan Wakil Wali Kota Salahudin beberapa waktu kemarin.

Hal yang sama juga berlaku di kawasan Sorogenen  yakni di Jalan Cempaka, Jalan Teratai (Barat) dan Jalan Kenanga. Yang semula satu arah juga bakal diujicobakan dua arah khusus untuk roda dua.

Begitu juga untuk di Jalan Kartini, kini juga bisa untuk dua arah berlaku untuk kendaraan roda dua maupun roda empat tetapi ada pengecualian. Bus atau truk tetap tidak boleh. Pihaknya menegaskan dari hasil kesepakatan FLLAJ kemarin sudah dibuatkan nota dinas yang sudah dilaporkan ke wali kota beserta draft Surat Keputusan (SK). Saat ini draft SK dari wali kota tengah diserahkan ke Bagian Hukum Setda untuk dikaji terkait tata naskah SK tersebut.

Baca juga:  Mahasiswa PPMT Fokus ke Pendidikan Karakter

Pemberlakuan dua arah di jalan-jalan tersebut akan diujicoba selama 2 bulan atau sampai akhir Juni. Kemudian dievaluasi kembali yang juga melibatkan pendapat dan masukan dari seluruh elemen masyarakat setempat. Sehingga ketika sudah diberlakukan, Dishub juga berencana menambah rambu. Seperti di Jalan Hayam Wuruk pada awalnya akan dipasang barikade untuk memisahkan kendaraan yang melaju ke timur dan yang ke barat, kemudian untuk di sisi selatan akan diberi barikade khusus roda dua. (han/ton)

 

Menarik

Artikel Terkait

Terbaru

Lainnya

Populer

Artikel Menarik Lainnya