alexametrics

Selalu Bawa Kartu Sakti untuk Berobat

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Magelang – Agus Siswanto sadar penghasilannya kecil. Sementara pekerjaannya berisiko tinggi. Sebagai juru parkir, ia harus siap kepanasan, kehujanan, dan merasakan dinginnya malam. Kesehatannya pun terancam.

Namun perhatian pemerintah begitu menolong hidupnya. Ia diikutkan dalam program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), segmen penerima bantuan iuran (PBI). Setidaknya, sudah enam tahun kepesertaannya aktif. Diapun lebih produktif dalam beraktivitas.

“Saya jadi tenang, kalau sewaktu-waktu sakit tidak harus keluar banyak biaya,” ujar warga Patrobangsan, RT 03, RW 05, Kota Magelang itu.

Meski punya kartu sakti untuk berobat, baru sekali ia menggunakannya. “Saya periksa ke puskesmas. Saat itu saya flu berat,” bebernya yang selalu membawa kartu JKN-KIS di dompetnya.

Baca juga:  Jogo Konco dari Dampak Covid-19

Di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) itu, Agus merasa tersanjung. Pelayanan sangat bagus. Padahal ia peserta JKN-KIS kelas 3.”Obat yang diberikan juga manjur. Saya jadi cepat sembuh, dan bisa kembali bekerja,” imbuhnya.

Ia berharap, semakin banyak masyarakat yang menjadi peserta JKN-KIS. Bila dari kalangan kurang mampu, ia harap pemerintah membantu mereka. (man/put/bis/lis)

 

 

Menarik

Artikel Terkait

Terbaru

Lainnya

Populer

Artikel Menarik Lainnya