alexametrics

PDAM Kendal Bentuk Tiga Tim Khusus Tangani Kebocoran

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, KendalPDAM Tirto Panguripan Kendal terus melakukan perbaikan layanan. Salah satunya membentuk tiga tim khusus untuk menanggapi keluhan pelanggan terkait kebocoran pipa. Tiga tim ini terbagi dalam tiga wilayah. Kendal  Bagian Timur, Tengah dan Barat.

Tim Kendal Timur menangani wilayah Kecamatan Kaliwungu, Sebagian Brangsong, Kaliwungu Selatan, Singorojo, Boja dan Limbangan. Sementara yang Tim Kendal Barat, menangani Kecamatan Cepiring, Gemuh, Weleri, Pageruyung, Patean, Plantungan dan Sukorejo.

Sedangkan Tim Kendal Tengah melayani Kecamatan Brangsong Barat, Sungai Blorong, Kota Kendal, Ngampel, Ringinarum, dan Patebon. “Secara wilayah Tim Kendal Tengah lebih sedikit wilayahnya. Tapi dari segi pelanggan justru yang terbanyak, karena pusat berada di Kota Kendal,” kata Direktur Utama PDAM Tirto Penguripan Kendal Sunanto.

Baca juga:  Undip Bantu Tingkatkan Kualitas Terasi Udang Rebon

Tiga tim ini sifatnya mobile. Setiap hari bergerak untuk memperbaiki pipa yang bocor. Menambal atau menggantinya dengan yang baru. “Jadi setiap ada laporan tim ini selalu bergerak cepat mendatangi lokasi kerusakan pipa,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga mulai melakukan penggantian meteran air (water meters) lama dengan yang baru. Sehingga ukuran air yang dikeluarkan bisa akurat sesuai putaran air. “Karena meteran air yang ada di pelanggan sebagian sudah lama dan using serta ada yang rusak. Makanya kami lakukan penggantian,” tuturnya.

Pipa diganti dengan jenis yang lebih lentur dan tahan terhadap tekanan maupun guncangan. “Kami juga berkomitmen untuk memperluas jaringan PDAM. Sehingga air PDAM bisa menjangkau seluruh wilayah Kendal,” tandasnya.

Baca juga:  Flyover Ganefo Mranggen Dikerjakan Padat Karya

Direktur Teknik PDAM Tirto Panguripan Kendal Kuntaufiq mengatakan, perbulannya bisa mencapai 200-300 aduan. “Artinya setiap bulan kebocoran pipa yang kami tangani mencapai 200-300 titik,” katanya.

Menurutnya, kerusakan pipa air karena dilintasi kendaraan proyek dengan muatan berat. Sementara pipa PDAM berada di bahu jalan. “Sehingga sering kena tekanan beban kendaraan yang melintas,” jelasnya.

Aturan baru, sekarang ini pihaknya memberlakukan pemasangann pipa di jalan-jalan kabupaten minimal 70 sentimeter. Sedangkan Jalan Lini minimal 1,5 meter.

Direktur Administrasi dan Umum PDAM Tirto Panguripan Kendal Didik Yudya menambahkan, pelanggan PDAM setiap tahun mengalami penambahan. Rata-rata 5.000-6.000 pelanggan baru. Hingga saat ini jumlah pelanggan sambungan rumah tangga mencapai 86 ribu. “Layanan harus terus kami tingkatakan,” tandasnya. (bud/adv/zal/bas)

Baca juga:  Masyarakat Sehat Jadi Kunci Pembangunan Sumber Daya Manusia

 

Menarik

Artikel Terkait

Terbaru

Lainnya

Populer

Artikel Menarik Lainnya