alexametrics

HM Natsir Lepas Wisudawan AKN Demak

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Demak – Bupati Demak HM Natsir secara resmi melepas para wisudawan Akademi Komunitas Negeri (AKN) Demak angkatan V di Hotel Amantis Sabtu (7/11/2020).

Bupati menyampaikan, pelepasan mahasiswa tersebut merupakan momen sejarah bagi Kabupaten Demak. “Kita bersyukur karena anak-anak kita bisa wisuda daring dan kita lepas hari ini (kemarin). Ini artinya, pendidikannya di AKN sudah selesai,” ujar bupati.

Menurutnya, menuntut ilmu adalah sebuah kewajiban bagi masyarakat Demak. Maka, setelah lulus dan mengantongi ijazah bisa langsung bekerja. “Yang perlu kami sampaikan adalah, jika menuntut ilmu itu ikhlas. Maka, Allah akan menggantinya. Itulah ilmu yang bermanfaat,” katanya.

Belajar, kata bupati, merupakan proses tiada henti dan harus dirasakan betul. Dengan demikian, pengorbanan adalah sebuah keniscayaan yang harus dialami.

Baca juga:  Warga Batang Hadapi Pandemi dengan Sikap Disiplin

Kasubag Akademik dan Kemahasiswaan AKN Demak, Mulyo Utomo, MPd, M.Kom mengatakan, prosesi wisuda D2 secara daring sebelumnya telah dilaksanakan pada 24 Oktober lalu di gedung Trans Studio Cibubur.  Karena itu, acara pelepasan 37 mahasiswa yang kali kelima ini adalah para wisudawan terakhir dari AKN Demak. Sebab, setelah ini, status atau namanya akan berubah menjadi program studi di luar kampus utama (PSDKU) Politeknik Negeri Jakarta (PNJ).

Seperti diketahui, sebelumnya, AKN Demak sendiri menginduk ke PNJ dengan nama program studi di luar domisili (PDD).

Nah, jika sebelumnya di AKN jenjang studinya hanya D2. Maka, setelah ini ada kenaikan jenjang menjadi D3 dan D4,” katanya.

Baca juga:  Satgas TMMD Berhasil Pembangunan Jembatan

Koordinator AKN Demak Trisyono menambahkan, mahasiswa yang dilepas adalah dari program studi (prodi) desain grafis (24 orang). Kemudian, prodi jasa pariwisata (8 orang), dan prodi teknik kendaraan ringan ( 5 orang).

Sebagai wisudawan terbaik adalah Ana Rizka Fitriana dari prodi desain grafis (gelar ahli muda desain; AMDs) dengan IPK 3,92 (cumlaude). Juga, Agustin Kinthan Amilia dari prodi jasa pariwisata (gelar ahli muda pariwisata; AMPar) dengan IPK 3,98 (cumlaude).

“Wisuda dan pelepasan mahasiswa kali ini memang berbeda dari tahun sebelumnya. Mengapa?. Ini karena masa pandemi Covid-19. Semua harus dilakukan sesuai protokol kesehatan (prokes). Pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak. Termasuk wisuda daring sebelumnya,” ungkap Trisyono dalam sambutannya. (hib/zal/bas)

Baca juga:  Pembebasan Lahan Sudah Sejak Era Orde Baru

Menarik

Artikel Terkait

Terbaru

Lainnya

Populer

Artikel Menarik Lainnya