alexametrics

Tahun Depan, Pendapatan Daerah Direncanakan Naik 2,77 Persen

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kajen – Tahun depan, pendapatan daerah Kabupaten Pekalongan direncanakan naik 2,77 persen dari tahun ini. Rencana kenaikan tersebut sesuai dengan rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kabupaten Pekalongan tahun anggaran 2021.

Nota kesepakatan KUA dan PPAS tersebut telah ditandatangani Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pekalongan. Penandatangan dilakukan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pekalongan Senin (2/11/2020).

Plt Bupati Pekalongan Arini Harimurti menjelaskan, pendapatan daerah pada 2021 direncanakan sebesar Rp 2,225 triliun. “Atau naik 2,77 persen dari pendapatan daerah 2020 setelah perubahan,” katanya.

Sementara itu, lanjut dia, belanja daerah pada 2021 direncanakan sebesar Rp 2,241 triliun. Ini turun 1,43 persen dari belanja daerah 2020 setelah perubahan. “Dari komposisi pendapatan daerah dan belanja daerah itu, maka terjadi defisit anggaran sebesar Rp 16,150 miliar,” ungkapnya.

Baca juga:  Pelaku Pembunuhan Pernah Check In di Hotel yang Sama dengan Wanita Lain

Arini menambahkan, penerimaan pembiayaan daerah yang berasal dari sisa lebih perhitungan anggaran daerah (Silpa) tahun sebelumnya diperkirakan sebesar Rp 23,150 miliar. Sementara untuk pengeluaran pembiayaan berupa penyertaan modal sebesar Rp 7 miliar. “Sehingga secara riil defisit sebesar nol rupiah,” tuturnya.

Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Hindun mengatakan, pembahasan KUA dan PPAS itu telah dilaksanakan dalam rapat kerja Badan Anggaran DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) pada Senin (26/10) lalu. “Kami dan TAPD sepakat menyetujui Rancangan KUA-PPAS itu menjadi KUA-PPAS. Nota kesepakatannya sudah ditandatangani dalam rapat paripurna hari ini,” katanya kemarin. (adv/nra/ton/bas)

 

Menarik

Artikel Terkait

Terbaru

Lainnya

Populer

Artikel Menarik Lainnya