alexametrics

Masyarakat Sehat Jadi Kunci Pembangunan Sumber Daya Manusia

Pemkot Salatiga Gencar Tingkatkan Imun Melalui Olahraga

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Salatiga – Di masa pandemi, imun tubuh merupakan salah satu kunci menjagakesehatan. Bisa diraih dengan rutinitas berolahraga. Pemkot Salatiga melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) terus memasyarakatkan olahraga. Masyarakat yang sehat merupakan salah satu kunci pentingnya sumber daya manusia.

Kepala Dispora Kota Salatiga Drs. Muh Nasirudin menjelaskan pentingnya olahraga saat masa pandemi covid-19. “Olahraga di masa pandemi bukan suatu masalah. Bahkan seharusnya olahraga dilakukan dipadu dengan penerapan protokol kesehatan agar mampu meningkatkan imun masyarakat untuk menghadapi pandemi,” jelas Nasirudin saat ditemui di kantornya.

Berbagai kegiatan telah dilaksanakan dengan baik. Mulai dari pelantikan pengurus cabang olahraga (olah raga rekreasi masyarakat yang menjadi area kerjan), pelatihan, peningkatan mutu pelatih, senam bersama, sepeda sehat, hingga serti_ kasi pelatih. Program dilaksanakan sekaligus untuk mempercepat proses sosialisasi pentingnya olahraga di masa pandemi covid-19 sebagai upaya memasyarakatkan olahraga. Seluruh kegiatan tersebut dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan.

Tahun ini, Dispora telah mengadakan berbagai kegiatan. Mulai dari Pelatihan Peningkatan Tenaga Kepelatihan Senam Tera dan Serti_ kasi Nasional Tahun 2020. Tujuan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kompetensi para pelatih cabang olahraga Senam Tera Indonesia. Menyatukan persepsi akan pertumbuhan dan perkembangan ilmu kepelatihan olahraga bagipelatih cabang olahraga Senam Tera Indonesia; dan Membentuk dan memberi pembekalan akan ketrampilan pada pelatih cabang olahraga Senam Tera Indonesia.

Pelatihan dilaksanakan pada Jumat-Minggu 18-20 September 2020 di Aula Ganesha Dinas Pendidikan, dan Gedung Korpri, dan Gedung PWRI Kridanggo Kota Salatiga. Peserta pelatihan adalah Anggota Senam Tera yang sudah bersertifikasi Peraga sebanyak tiga puluh orang.

Baca juga:  Kumpul di Semarang, Relawan Dulur Ganjar Pranowo se-Jateng Satukan Visi dan Mis

Pelatihan Peningkatan Tenaga Kepelatihan Senam Tera Sertifikasi Nasional Tahun 2020 dipandu oleh lima orang pengajar pusat dari Pengurus Nasional Senam Tera Indonesia dan tiga orang pengajar lokal dari Senam Tera Indonesia Kota Salatiga. Pengajar dari pusat adalah Wahab Budhi Santoso, Sutinah, Rini Amelas Herawati, Sri Sugiyarti, dan Suryanta. Sedangkan pengajar lokal adalah; Titik Nur, Suyatmi, dan Kristina.

Masih terkait senam tera, Dispora menggelar pelatihan Peraga Senam Tera. Peserta pelatihan sebanyak 50 orang. Tujuan pelatihan untuk Meningkatkan pengetahuan dan kompetensi para peraga Senam Tera Indonesia (STI); Mempersiapkan untuk menjadi pelatih pratama berserti_ kasi; dan Membentuk dan memberi pembekalan akan ketrampilan sebagai pemandu atau peraga di sasana – sasana Senam Tera. Pelatihan Pelatih Peraga Senam Tera Tahun 2020 menggunakan metode ceramah, diskusi, dan praktik, dan akan dipandu enam orang pengajar dari STI Kota Salatiga.

Dispora juga menggelar pelantikan pengurus cabang olahraga rekreasi masyarakat Pengurus yang dilantik pada kesempatan tersebut adalah perwakilan dari pengurus inti (ketua, sekretaris, dan bendahara) pada lima cabang olahraga rekreasi.

Cabangnya yaitu Perkumpulan Tonnis Seluruh Indonesia (Pertonsi) Kota Salatiga, Persatuan Olahraga Pernafasan Indonesia (Porpi) Kota Salatiga, Asosiasi Instruktur Aerobic dan Fitness (Asiafi) Kota Salatiga, Badan Pelaksana Kelompok Jantung (BPKJ) Kota Salatiga, dan Komunitas Bersepeda (New Ganesha) Kota Salatiga.

Pelantikan ini dilakukan untuk pemasyarakatan, pembudayaan, pelestarian serta mengembangkan olahraga rekreasi sesuai dengan program pembinaan dan pemasyarakatan olahraga pada kegiatan pengembangan olahraga rekreasi tahun 2020. Tujuannya, untuk memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat; kebugaran jasmani; melestarikan budaya daerah dan nasional; dan menjalin serta meningkatkan hubungan sosial dan kegembiraan.

Baca juga:  Tempat Hiburan Malam Digerebek, Puluhan Pemandu Lagu Diciduk

Kegiatan Dispora selanjutnya adalah Workshop Penggerak Olahraga Tradisional Tingkat Kota Salatiga Tahun 2020. “Workshop dilakukan guna Menanamkan nilai budaya dan kegemaran bermain olahraga tradisional. Juga memperkenalkan dan melestarikan kembali olahraga – olahraga tradisional yang sudah mulai langka untuk dimainkan ditengah-tengah gempuran permainan modern dan permainan – permainan berbasis digital saat ini,” imbuh kepala Dispora.

Workshop ini dilaksanakan di Aula SMP Negeri 2 Kota Salatiga. Peserta workshop sebanyak 30 orang yang terdiri dari Guru PJOK SD/MI sebanyak 12 orang, guru PJOK SMP/MTs sejumlah sepuluh orang, dan masyarakat umum delapan orang. Sementara nara sumber adalah Kasi Olahraga Rekreasi dan Industri Olahraga Dinporapar Prov Jateng Anton As_ hani dan Ketua Harian Formi Jateng Rakun, M.Pd.

Dispora juga menggelar uji kompetensi instruktur senam aerobic tahun 2020, dengan peserta sebanyak 32 orang. Terbagi dalam dua level yakni level dua 15 orang, dan peserta level tiga sebanyak 17 orang. Uji dilaksanakan di aula Ganesha Dinas Pendidikan kota Salatiga dan Gedung Korpri kota Salatiga. Adapun penguji berasal dari TUK Instruktur Senam Santa Anna. Kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan kompetensi para instruktur senam; Membentuk dan memberi pembekalan akan ketrampilan pada instruktur senam; dan Meningkatkan kemampuan diri dan kualitas pribadi sebagai seorang instruktur senam yang profesional.

Kepedulian seluruh elemen terhadap perkembangan para pelajar Indonesia menimbulkan banyak program baru yang bersifat positif. Salah satu yang terwujud adalah pelatihan Senam Pelajar Indonesia (SPI) sebagai program dari Kementrian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia di Kota Salatiga. 100 peserta terdiri dari SD/MI sebanyak 40; SMP/MTs sebanyak 15; SMA/MAN/SMKN sebanyak 11, Instruktur Senam sebanyak 34. Sedang tenaga pengajar dari Provinsi Jawa Tengah sebanyak dua orang dan pengajar lokal empat orang.

Baca juga:  Begini Ritual Warga RT 06 RW 28 Bukit Mutiara Jaya 3 Berkurban

Kegiatan memiliki tujuan utama untuk memasyarakatkan senam di kalangan pelajar Indonesia termasuk di Kota Salatiga. “Kita ingin agar pelajar itu tetap sehat, bugar, dengan membudayakan senam. Langkah awal program ini adalah memberikan pelatihan gerakan-gerakan kepada guru– guru Penjaskes dan instruktur senam. Nanti setelah memasyarakat kami akan lombakan antar sekolah di Tahun 2021,” imbuh dia.

Wali kota Yuliyanto SE MM mendukung kegiatan Dispora. Ia meminta setiap kegitan tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan baik. “Meskipun orang berolahraga rutin, gizi tercukupi, termasuk minum vitamin, tapi kalau kemana-mana tidak mengenakan masker, tetap saja memungkinkanterpapar oleh covid-19,” pesan wali kota.

Dijelaskan dia, olahraga adalah salah satu fokus visi pembangunan Kota Salatiga di masa pengabdiannya. Seluruh insan olahraga adalah ujung tombak pemerintah dalam menyehatkan masyarakat melalui olahraga masing – masing.

Dalam berbagai kesempatan kegiatan yang dilaksanakan oleh Dispora, wali kota selalu menekankan pentingnya membangun sumber daya manusia disamping membangun sarana fisik kota. “Membangun sumberdaya manusia tidaklah mudah jika dibandingkan dengan membangun fisik seperti jalan, trotoar, taman, gedung, jembatan maupun lapangan olahraga. Berapapun jumlah bangunan fisik, jika ada uangnya akan mudah diselesaikan. Namun membangun SDM tidak hanya membutuhkan uang semata, tapi butuh ketelatenan, kesabaran, kekompakan setiapstakeholder utamanya pemerintah,” ungkap Yuliyanto. Hal ini dikarenakan masyarakat sudah sadar berolahraga. Demikian pula Kota Salatiga mendapatkan predikat kota paling toleran, ini tercapai karena masyarakatnya sudah toleran. (sas/bas)

Wali kota Yuliyanto menerima peralatan yang digunakan untuk bermain olahraga Tonis. (Istimewa)

Menarik

Artikel Terkait

Terbaru

Lainnya

Populer

Artikel Menarik Lainnya