alexametrics

Santunan bukan Ganti Rugi

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Banjarnegara – PT Geo Dipa Energi (Persero) bersama Pemerintah Daerah membangun sinergi dalam mengimplementasikan Peraturan Presiden No. 62 Tahun 2018 tentang Penanganan Dampak Sosial Kemasyarakatan dalam Rangka Penyediaan Tanah untuk Pembangunan Nasional. Terutama dalam pemberian santunan pada masyarakat terdampak pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Dieng Unit 2 di Banjarnegara.

Direktur Umum dan SDM GeoDipa Aulijati Wachjudiningsih, mengungkapkan bahwa komitmen maju bersama dengan masyarakat menjadi sangat strategis. Sebab pemanfaatan panas bumi membutuhkan peran serta masyarakat dalam menjaga, melindungi, dan memelihara kelestarian lingkungan di sekitar wilayah kegiatan pengusahaan panas. “Kami berterima kasih atas kerja keras dan pendampingannya untuk pelaksanaan program penanganan dampak sosial kemasyarakatan ini,” tuturnya.

Baca juga:  Disidang secara Online, Mantan Sprinter Dituntut Dua Tahun Penjara

Sementara itu, Kepala Biro Pemerintahan Otda dan Kerja Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah Masrofi mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh GeoDipa dalam menghimpun partisipasi masyarakat. Menurutnya, peran serta masyarakat dalam pembangunan nasional untuk menyediakan energi listrik menjadi langkah strategis.

Kepala Bidang Pertanahan Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Provinsi Jawa Tengah Endro Hudiyono menekankan bahwa pemberian santunan dalam rangka penyediaan tanah untuk pembangunan PLTP Dieng Unit 2 di Banjarnegara bukan merupakan ganti rugi. “Santunan ini dilakukan terhadap tanam tumbuh yang sudah dilakukan, bukan sebagai ganti rugi. Karena tanah adalah aset negara yang dikelola oleh Geo Dipa,” ungkapnya. (*/ton/bas)

 

 

 

Menarik

Artikel Terkait

Terbaru

Lainnya

Populer

Artikel Menarik Lainnya