alexametrics

Hindari Hukuman dengan Patuhi Protokol Kesehatan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Demak – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Demak bersama Forkopimda dan sejumlah instansi terkait gencar mengkampanyekan disiplin protokol kesehatan.

Bupati Demak HM Natsir menegaskan, pemkab sebenarnya tidak ingin ada hukuman atau sanksi terhadap warga asalkan semua mematuhi protokol kesehatan. Seperti, memakai masker, jaga jarak dan rajin cuci tangan.

Menurut bupati, kesehatan merupakan hak setiap warga. Karena itu, kata dia, untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,  pemerintah daerah terus berupaya melakukan sosialisasi secara berkelanjutan, utamanya dalam penanganan virus covid-19.

“Kita lakukan pencegahan penyakit. Maka dibutuhkan upaya promotif dan preventif. Mencegah lebih baik dari pada mengobati,” ujar bupati di sela sosialisasi protokol kesehatan di pendopo kabupaten kemarin.

Baca juga:  EMDEE SKIN Clinic Beri Diskon 88 Persen selama 10 Hari

Pemberantasan covid, kata bupati, hanya bisa dilakukan bersama-sama. “Ini sangat penting. Sebab, hingga sekarang, jumlah kasus persebaran covid di Demak terus meningkat,” katanya.

Berdasarkan laman Pemprov Jateng per 28 September 2020, jumlah pasien terkonfirmasi covid di Kabupaten Demak menempati urutan ke-2 setelah Kota Semarang.

Bupati mengatakan, untuk mengatasi masalah itu, Pemkab Demak telah melakukan berbagai upaya percepatan dan penanganan covid. Diantaranya, rutin melakukan testing, tracking dan treatment untuk pencegahan dan penanganan virus korona.

Pemkab Demak juga menerbitkan Peraturan Bupati Nomor 68 tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19. Bersama instansi terkait, seperti TNI/Polri, Pemkab Demak juga rajin menyelenggarakan operasi yustisi pemakaian masker dan penerapan protokol kesehatan.

Baca juga:  Pemkab Semarang Fasilitasi Warga Layanan Cepat

“Maka, saya sangat berharap, semua yang hadir ini bisa meningkatkan komunikasi dan koordinasi lintas sektoral. Maksimalkan sumber daya yang ada, terutama partisipasi masyarakat, serta peran RT dan RW,” harapnya.

Pemberian edukasi bagi masyarakat terkait pentingnya protokol kesehatan di tengah pandemi dinilai sangat penting. “Jangan bosan mengingatkan masyarakat untuk jaga jarak, selalu memakai masker dan rajin mencuci tangan memakai sabun atau handsanitizer,” imbuh bupati.

Selain itu, bergotong-royong membantu kesembuhan para pasien Covid, baik kesembuhan fisik maupun mental pasien. “Yang masih melanggar aturan, bisa ditindak tegas. Kita bersama-sama edukasi masyarakat. Mudah-mudahan pandemi korona segera berakhir,” harap bupati. (hib/zal/bas)

 

Menarik

Artikel Terkait

Terbaru

Lainnya

Populer

Artikel Menarik Lainnya