alexametrics

Daftar Izin Usaha UMKM Harus Online

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pekalongan – Mulai Senin (7/9/2020) ini Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pemerintah Kota Pekalongan menerapkan pendaftaran izin Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) secara online. Kini DPMPTSP tidak menerima pendaftaran offline atau langsung ke kantor dinas setempat.

“Kami pertimbangkan pengalihan layanan ke online karena tenaga dan waktu yang terbatas,” jelas Kepala DPMPTSP Kota Pekalongan Drs Supriono MM saat dikonfirmasi melalui telepon Minggu (6/9/2020) siang.

Hal ini disebabkan, pihaknya mendapat kabar dari Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Dindagkop UKM) setempat bahwa penerimaan berkas permohonan BanPres Produktif paling lambat Jumat (11/9/2020) besok. Diketahui, selama dua pekan ini ribuan masyarakat berbondong-bondong mengurus Izin. Sampai dengan Minggu (6/9/2020), tercatat berkas permohonan IUMK yang sudah masuk sebanyak 6.988 buah. Dan yang tercetak baru 4.355 buah. Masih ada 2.633 berkas yang ditargetkan selesai sampai Kamis (10/9/2020). “Kami terbatas waktu, input tiap bekas 15-20 menit. Untuk efektivitas, Senin ini kami tak menerima layanan secara offline,” terang Supriono.

Baca juga:  Bayar Pakai Link Aja, Pertamina Beri Kejutan Double Cashback

Ditambahkan, sebenarnya sejak awal pihaknya dalam melayani semua sudah online. Namun kemarin, banyak pelaku usaha yang kesulitan untuk akses online. Bagi pelaku usaha di Kota Pekalongan yang belum mengurus IUMK bisa secara online secara mandiri. “Jika bingung bisa melihat tutorial di youtube,” papar Supriono.

Ditegaskan kembali, DPMPTSP tak membatasi atau menentukan kuantitas kuota IUMK. Pihaknya hanya membantu pengurusan izin, entah kaitannya izin itu akan digunakan atau tidak untuk mengajukan bantuan melalui Dindagkop UKM, dikembalikan ke masyarakat. “Kami hanya memfasilitasi, keputusan bantuan diberikan kepada siapa nantinya ditentukan oleh Kementerian Koperasi,” jelas Supriono.

Untuk itu, pihaknya mengimbau agar para pelaku usaha bisa mengakses aplikasi pendaftaran secara online. Saat ini pihaknya, tidak melayani secara offline agar berkas yang telah masuk bisa kami selesaikan. “Kalau ada yang offline lagi takutnya selesai sampai minggu depannya dan tak dapat mengejar usulan permohonan bantuan,” tandasnya. (han/kom/ton/bas)

Baca juga:  Kabupaten Semarang Lampaui Target Program KB

Menarik

Artikel Terkait

Terbaru

Lainnya

Populer

Artikel Menarik Lainnya