alexametrics

Membahayakan, Odong-Odong Dilarang di Pemalang

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pemalang – Kendaraan pengangkut masal odong-odong dilarang beroperasi di ruas jalan wilayah Polres Pemalang. Selain berbahaya bagi keselamatan penumpang, juga bisa berpotensi penularan virus.

Kapolres pemalang AKBP Ronny Tri Prasetyo Nugroho melalui Kasatlantas AKP Arfian Riski D.W mengharapkan odong-odong tidak beroperasi di wilayah Kabupaten Pemalang.

Menurut AKP Arfian, saat ini banyak odong-odong yang beroperasi. Dari cara mengangkut penumpang sangat membahayakan keselamatan anak-anak. Apalagi melintas di jalur besar. Saat naik anak-anak dan orang tua duduk berdecak-desakan. “Selain berbahaya bagai keselamatan lalu lintas, dipastikan mobil odong-odong melanggar protokol kesehatan,” ucap Kasatlantas AKP Arfian Selasa (18/8).

Dijelaskan Arfian, kendaraan seperti odong-odong tidak memiliki dokumen-dokumen kelaikan jalan, tidak memiliki Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK), BPKB. Sehingga kalau dioperasikan di jalan tentunya melanggar aturan lalu lintas.

Baca juga:  Perubahan Raperda Penyakit Menular Disahkan

Pelarangan mobil odong-odong yang melintas di jalan umum telah diatur dalam UU Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Merujuk pada Undang-Undang LLAJ tersebut, odong-odong memang tidak dilengkapi sabuk pengaman, tidak memiliki izin angkutan umum, tidak memiliki STNK yang sesuai, serta pelanggaran modifikasi kendaraan yang tidak sesuai standar. “Kami dengan tegas akan menilang jika ada odong-odong yang melintas,” tegasnya. (han/pml/lis/bas)

Menarik

Artikel Terkait

Terbaru

Lainnya

Populer

Artikel Menarik Lainnya