alexametrics

1,13 Juta Debitur Terima Restrukturisasi Kredit

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Realisasi restrukturisasi kredit perbankan Jateng hingga 22 Juli 2020 cukup menggembirakan. Telah mencapai Rp 56,64 triliun dari 1,13 juta debitur. Artinya sudah meliputi 93,74 persen dari nasabah yang terdampak Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Kepala OJK Regional 3 Jateng-DIJ Aman Santosa dalam upaya menyoroti realisasi restrukturisasi kredit, subsidi bunga, maupun penempatan uang negara di bank umum. Sebab, ketiga hal tersebut merupakan stimulus yang diyakini bisa memberikan dorongan percepatan pemulihan ekonomi Jateng.

“Untuk sektor UMKM, nilai restrukturisasi mencapai Rp 49,93 triliun yang berasal dari 1,11 juta debitur atau 98,39 persen dari total debitur yang direstrukturisasi,” imbuhnya.

Demikian pula untuk perusahaan pembiayaan, sebanyak 95 perusahaan pembiayaan sudah menjalankan restrukturisasi pinjaman. “Restrukturisasi perusahaan pembiayaan Jateng telah mencapai Rp 12,91 triliun dari 400.180 debitur,” katanya.

Baca juga:  Anjangsana, Jalin Silaturahmi dengan Purnawirawan Polri dan Warakawuri

Terkait dengan penempatan uang negara di bank umum, realisasi ekspansi kredit yang telah dilakukan perbankan yang tergabung Himpunan Bank Milik Negara (HIMBARA) di Jateng pada periode 1-15 Juli 2020, telah menyalurkan kredit sebesar Rp 899,98 miliar.

“Kini Bank Jateng sejak 27 Juli telah ditunjuk sebagai bank penyalur penempatan uang negara di bank umum. Bank Jateng dapat menjadi motor penggerak kebangkitan ekonomi Jateng,” harapnya.

Sesuai MoU tersebut, Bank Jateng mendapatkan penempatan uang negara sebesar Rp 2 triliun yang akan digunakan untuk melakukan ekspansi kredit sekurang-kurangnya Rp 4 triliun dalam periode 6 bulan ke depan, pada sektor UMKM, Korporasi dan Konsumer. (avi/ida/bas)

Menarik

Artikel Terkait

Terbaru

Lainnya

Populer

Artikel Menarik Lainnya