alexametrics

Pemkot Pekalongan Bantu Santri dan Pondok Pesantren Rp 1 Miliar

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pekalongan – Pemerintah Kota Pekalongan melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) memberikan bantuan kepada santri dan pondok pesantren. Hal ini untuk mengurangi beban wali santri dan pengelola ponpes di masa pandemi.

“Pemkot mengeluarkan total anggaran hampir Rp1 milliar. Baru pertama kali ini ada bantuan untuk santri dan ponpes,” terang Wali Kota Pekalongan HM Saelany Machfudz SE Selasa malam (14/7/2020).

Wali kota memberikan bantuan secara simbolis dengan didampingi Kabag Kesra Setda Kota Pekalongan Slamet Mulyo SE, MSi kepada perwakilan santri maupun orang tua santri setiap kecamatan di ruang Amarta Setda setempat. Dan bantuan secara bertahap, diserahkan selama 4 hari hingga Jumat (17/7/2020) di kecamatan masing-masing.

Baca juga:  Marimas Gandeng Prigel Produksi Kaos Limited Edition

Diungkapkan wali kota, sebelumnya bantuan hanya akan diberikan transportasi bagi santri Kota Pekalongan yang mondok di luar kota. Namun dengan berbagai pertimbangan, akhirnya semua santri yang mondok diberikan bantuan yang sama.

“Dengan pertimbangan mereka sama-sama menuntut ilmu, maka diganti bantuan uang makan, karena kebutuhannya kan hampir sama,” ungkap Saelany.

Saelany mengungkapkan bagi santri yang telah terlanjur berangkat ke pondok, bantuan dana canton dapat diterimakan oleh orangtuanya. Sehingga bantuan tetap bisa tersalurkan melalui orang tua.  “Yang sudah berangkat (ke ponpes), bisa diambil orang tuanya,” jelas Saelany.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kota Pekalongan, Slamet Mulyo menerangkan, untuk menerima bantuan wali santri cukup menunjukkan bukti kartu santri (surat keterangan mondok), fotocopy KTP, akta kelahiran dan KK sesuai yang dipersyaratkan. Bantuan yang diberikan berupa caton (uang makan santri dalam sebulan). Setiap santri diberikan Rp 250 ribu, dengan total 2.850 santri. “Kemudian juga diberikan bantuan beras dan alat thermogun kepada pondok pesantren yang ada di Kota Pekalongan,” jelasnya.

Baca juga:  Rumah Baru untuk Guru Ngaji

Mewakili pengelola pondok pesantren, Kiai Abdul Kholid Ma’rufi menyampaikan apresiasi atas bantuan dana canton kepada santri-santriwati Kota Pekalongan. “Kami menyampaikan terimakasih kepada Pemkot Pekalongan yang telah berikan bantuan canton ini. Semoga terus berlanjut tidak berhenti di tahun ini saja,” ujar Ketua PC RMI-NU Kota Pekalongan ini.

Hal senada diungkapkan orang tua dari salah satu santri asal Kelurahan Kuripan Kertoharjo, Mahruz. Pihaknya sangat berterimakasih atas dikucurkannya dana canton ini. “Alhamdulillah kami terbantu, uangnya bisa untuk daftar ulang atau uang makan anak kami selama di pondok pesantren,” tandas Mahruz. (han/kom/lis/bas)

Menarik

Artikel Terkait

Terbaru

Lainnya

Populer

Artikel Menarik Lainnya